Sisa Roket SpaceX Hantam Bulan, Ilmuwan Cari Kawah Baru
Sisa roket Falcon 9 milik SpaceX menghantam Bulan dekat Kawah Einstein. NASA dan ilmuwan dunia kini memburu kawah baru yang terbentuk untuk kepentingan peneliti
Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA — Revolusi besar terjadi dalam dunia bulu tangkis. Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) secara resmi menyetujui perubahan sistem skor dari 21 poin menjadi 15 poin per gim dengan format best of three games. Keputusan monumental ini diambil dalam Rapat Umum Tahunan ke-87 yang digelar di Horsens, Denmark, Sabtu (25/4/2026).
Hasil voting menunjukkan dukungan luar biasa: 198 negara menyetujui, sementara hanya 43 negara yang menolak. Suara mayoritas ini mengesahkan perubahan sebagai kebijakan resmi BWF. Sistem baru akan mulai diberlakukan pada 4 Januari 2027.
Rapat tahunan tersebut dibuka oleh Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul, dan dihadiri seluruh anggota federasi. Delegasi Indonesia dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) turut hadir, diwakili oleh Wakil Sekretaris Jenderal Wino Sumarno dan Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri Bambang Roedyanto.
Perubahan ini bukan sekadar angka. Dengan skor 15 poin, tempo pertandingan diprediksi menjadi jauh lebih cepat. Setiap reli akan memiliki nilai yang lebih krusial. Para pemain dituntut tampil agresif sejak awal karena margin kesalahan semakin kecil. Tidak ada lagi waktu untuk "memanaskan badan" di awal gim.
Dampaknya, strategi permainan akan berubah total. Pemain bertahan mungkin akan kesulitan karena kebiasaan mengejar ketertinggalan di skor 21 poin tidak lagi relevan. Sebaliknya, pemain dengan serangan kilat dan stamina eksplosif akan diuntungkan.
PBSI langsung merespons. Bambang Roedyanto menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan kajian menyeluruh. “Kami akan mempelajari secara komprehensif dampak perubahan sistem skor ini terhadap pola permainan dan strategi atlet. PBSI berkomitmen untuk memastikan atlet Indonesia tetap kompetitif dan siap menghadapi implementasi kebijakan ini,” ujarnya.
Langkah adaptasi akan mencakup program pembinaan hingga strategi pertandingan di level pelatnas. Fokus utama diarahkan agar atlet Indonesia tidak tertinggal saat aturan baru mulai diterapkan pada 2027.
Keputusan BWF ini menjadi ujian besar bagi para pebulu tangkis dunia. Akankah Indonesia mampu beradaptasi lebih cepat dari negara lain? Waktu yang akan menjawab. Yang pasti, wajah bulu tangkis global akan berubah drastis dalam dua tahun ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sisa roket Falcon 9 milik SpaceX menghantam Bulan dekat Kawah Einstein. NASA dan ilmuwan dunia kini memburu kawah baru yang terbentuk untuk kepentingan peneliti
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
FK-KMK UGM menggelar PIONIR Morfogenesis 2026 dengan pendekatan humanis, tanpa perploncoan, untuk menyambut 553 mahasiswa baru.
Ceuta meminta pemerintah Spanyol memindahkan 1.100 anak migran tanpa pendamping setelah gelombang 72.000 migran membuat penampungan penuh.
Riset metabolit psoriasis kulit kepala dimulai di Jogja. Paragon dan Corpora Science menargetkan terapi yang lebih efektif bagi pasien Indonesia.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan perekaman SPG GIIAS tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi melanggar sejumlah undang-undang.