Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Rodri./Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam laga terakhir fase klasemen Liga Champions, Manchester City berhasil mengalahkan Club Brugge dengan skor 3-1 di Etihad Stadium. Kemenangan penting ini membawa The Citizens lolos ke babak play-off!
Sejak awal pertandingan dimulai, Manchester City mendominasi pertandingan. The Citizens langsung menekan pertahanan Brugge. Mancity beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Brugge namun hingga menit ke 10 belum membuahkan hasil.
Brugge sempat mengalami kesulitan menghadapi tekanan tinggi dari City dan memilih bertahan. Pada menit ke-18, City sempat mencetak gol, namun dianulir wasit karena posisi offside.
Di menit ke 24, Kevin De Bruyne hampir saja membuka skor namun usahanya masih bisa digagalkan oleh lini pertahanan Brugge. Di menit ke-27, City mulai menunjukkan tanda-tanda frustrasi karena belum mampu memecah kebuntuan.
Brugge tetap disiplin dalam bertahan dan mengandalkan serangan balik untuk mencari celah. Hingga menit ke-30, skor masih tetap 0-0.
Di tengah frustasi Mancity, Brugge sempat mengendalikan pertandingan pada menit ke-36 dan mengatasi tekanan dari City.
Kejutan terjadi pada menit ke-45 ketika Brugge mencetak gol melalui Raphael Onyedika. Sebuah serangan apik dari Brugge diselesaikan dengan tembakan yang mengecoh kiper City.
Gol ini mengejutkan para pendukung di Etihad Stadium dan memberikan keunggulan bagi tim tamu. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, City kembali mengambil inisiatif serangan dan menekan sejak menit ke-48. Brugge tetap bertahan dengan solid, tetapi City semakin agresif dalam membangun serangan.
Upaya Citizens membuahkan hasil ketika Mateo Kovacic mencetak gol penyama kedudukan dengan penyelesaian yang indah.
Manchester City semakin bersemangat setelah gol tersebut dan terus menyerang dengan intensitas tinggi. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67 ketika Joel Ordoñez melakukan gol bunuh diri, yang membuat City unggul 2-1.
Cityzens semakin percaya diri setelah berbalik unggul, sementara Brugge mulai kesulitan untuk mengembangkan permainan mereka.
Pada menit ke-73, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mendapatkan kartu kuning akibat protes kepada wasit. Brugge kemudian mencoba melakukan pergantian pemain pada menit ke-76 dengan harapan bisa bermain lebih ofensif dan mencari gol penyama kedudukan.
Namun, harapan itu pupus pada menit ke-80 ketika Savinho mencetak gol ketiga bagi Manchester City. Dengan penyelesaian yang tenang dan akurat, ia memastikan kemenangan bagi tim tuan rumah.
Menjelang akhir pertandingan, tempo permainan mulai menurun, dan Manchester City lebih memilih untuk mengontrol jalannya laga. Tambahan waktu dua menit diberikan, tetapi tidak ada perubahan skor hingga peluit panjang dibunyikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengecam serangan udara di Rakhine, Myanmar, yang dilaporkan menewaskan 50 orang dan melukai hampir 60 lainnya.
Pilur Bantul 2026 digelar di 30 kalurahan dengan 87 calon lurah dan 304.045 pemilih. Simak jadwal kampanye, masa tenang, hingga pencoblosan.
Cristiano Ronaldo menjadi sorotan jelang Denmark vs Portugal setelah laporan soal latihan individu dan keputusan Jorge Jesus di laga sebelumnya.