Remaja di Berbah Dibacok Saat Pulang Mancing, Ini Kronologinya
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Para rekrutan anyar PSS di putaran kedua disebut telah menunjukkan progres yang positif dalam latihan dan pertandingan. Kini, tim menunggu eksekusi penampilan terbaik mereka untuk bisa membantu Super Elja dari laga ke laga.
Di putaran kedua BRI Liga 1-2024/2025, PSS mendatangkan sejumlah rekrutan anyar. Beberapa rekrutan itu yakni Marcelo Cirino, Vuco Duarte, Riko Simanjutak, Jayus Hariono dan Dia Syayid Alhawari.
Manajer Tim PSS, Leonard Tupamahu menilai para rekrutan anyar yang merapat di putaran kedua sudah menunjukkan progres yang positif. "Sudah bagus, menunjukkan progres yang positif itu saya lihat," kata Leo dikutip pada Jumat (7/2/2025).
Dari pandangannya para pemain baru yang bergabung di putaran kedua progresnya positif baik saat sesi latihan maupun saat bermain di pertandingan. "Kalau saya lihat di latihan dan pertandingan cukup positif progresnya," imbuhnya .
Kini, Leo tinggal menunggu eksekusi penampilan maksimal dari laga ke laga dari pemain yang didatangkan. Dirinya ingin para pemain mampu lebih cepat beradaptasi dan berimprovisasi untuk membantu tim.
"Tinggal eksekusinya di setiap laga. Dari latihan ke latihan dari pertandingan ke pertandingan. Kalau kami nuntutnya mereka harus lebih cepat adaptasi dan improve. Adaptasi dengan tim," ujarnya.
"Kita berharapnya sebenarnya enggak lama-lama, satu pertandingan kalau bisa sudah langsung nyetel, tapi enggak mungkin seperti itu ya memang butuh waktu," ujarnya.
BACA JUGA : Dua Kali Kalah, Mazola Pede Mental Pemain PSS Siap Bangkit Hadapi Bali United
Leo tak menampik para rekrutan anyar membutuhkan waktu menunjukkan performa terbaiknya. Catatan ini dirujuk Leo pada bagaimana para pemain asing di putaran pertama juga butuh waktu untuk nyetel dengan tim.
"Mereka butuh waktu, karena saya lihat waktu di putaran pertama dengan pemain asing baru mereka juga butuh waktu lebih dari tiga pertandingan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
MK tak menerima gugatan terkait syarat pendidikan Gibran karena pemohon dinilai tak memiliki kedudukan hukum mengajukan perkara.
Kapolda Jateng Roy Hardi Siahaan memerintahkan polisi menindak tegas narkotika, begal, perampokan, dan curanmor yang meresahkan masyarakat.
Kasus ISPA di Sleman mencapai 13.313 hingga September 2026. Kemarau dan pembakaran sampah meningkatkan paparan debu serta polutan.
Formula UMP 2027 belum berubah. Kemnaker menyebut PP 51/2023 masih menjadi acuan karena UU Ketenagakerjaan punya masa peralihan.
Prabowo memuji kinerja Satgas PKH yang telah menyetorkan Rp52 triliun ke negara selama dua tahun pemerintahan.