Spanyol vs Kroasia, Misi La Roja Segel Tiket Perempat Final

Jumali
Jumali Selasa, 06 Oktober 2026 18:57 WIB
Spanyol vs Kroasia, Misi La Roja Segel Tiket Perempat Final

Poster Kroasia vs Spanyol/Instagram: hnsfamily

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Spanyol hanya membutuhkan satu hasil positif saat menghadapi Kroasia pada matchday keempat UEFA Nations League 2026/27. La Roja membidik tiket perempat final sekaligus kemenangan ke-11 secara beruntun dalam pertandingan di Stadion Poljud, Split, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB.

Spanyol saat ini memimpin Grup A3 dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. Kemenangan atas Kroasia akan membuat tim asuhan Luis de la Fuente menyapu bersih empat laga awal dan memastikan posisi mereka di jalur menuju perempat final.

Bahkan, hasil imbang sudah cukup bagi Spanyol untuk mengamankan posisi dua besar. Namun, De la Fuente menegaskan timnya tidak datang ke Split hanya untuk mencari satu poin.

“Kami ingin bermain bagus dan memastikan kelolosan,” kata De la Fuente dikutip dari LaLiga.

Spanyol Sudah Hajar Kroasia 4-1

Pertandingan di Poljud menjadi pertemuan kedua Spanyol dan Kroasia dalam jeda internasional kali ini. Kedua tim baru bertanding sepekan sebelumnya di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Sevilla.

Spanyol tampil dominan dan menang 4-1. Lamine Yamal mencetak dua gol, sedangkan dua gol lainnya disumbangkan Marc Pubill dan Nico Williams. Kroasia hanya mampu membalas melalui Dion Beljo.

Setelah kemenangan tersebut, Spanyol kembali meraih tiga poin ketika mengalahkan Republik Ceko 3-1. Hasil itu membuat La Roja mengoleksi tiga kemenangan dari tiga pertandingan dan semakin kokoh di puncak Grup A3.

Sebaliknya, Kroasia datang dengan tekanan besar. Setelah kalah dari Spanyol, Luka Modric dan kawan-kawan dipukul Inggris 0-7 pada pertandingan ketiga.

Skor tersebut menjadi kekalahan terbesar dalam sejarah tim nasional Kroasia. Namun, De la Fuente justru meminta anak asuhnya tidak menganggap hasil tersebut sebagai gambaran kekuatan Kroasia yang sebenarnya.

Pelatih Spanyol itu menyebut Kroasia tetap menjadi salah satu tim terbaik Eropa dalam satu dekade terakhir. Menurut dia, kekalahan telak tersebut justru dapat menjadi motivasi tambahan bagi lawannya untuk bangkit.

Dani Olmo Kembali ke Tempat yang Istimewa

Pertandingan di Split juga memiliki arti khusus bagi Dani Olmo. Gelandang Spanyol itu pernah menghabiskan enam tahun di Kroasia setelah bergabung dengan Dinamo Zagreb ketika masih berusia 16 tahun.

Keputusan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier Olmo. Dari Dinamo Zagreb, ia kemudian melanjutkan karier ke RB Leipzig sebelum bergabung dengan Barcelona.

Karena itu, pertandingan di Poljud menghadirkan nuansa berbeda bagi Olmo. Ia mengaku keluarga dan teman-teman yang dikenalnya selama tinggal di Kroasia akan hadir menyaksikan pertandingan.

“Besok akan menjadi pertandingan yang sangat spesial bagi saya,” ujar Olmo dalam konferensi pers. Ia juga menyebut keputusan pindah ke Dinamo Zagreb pada usia 16 tahun sebagai salah satu keputusan terbaik dalam kariernya.

Olmo memang belum pernah menghadapi Kroasia di Stadion Poljud. Namun, ia memahami karakter sepak bola dan atmosfer suporter di negara tersebut setelah menghabiskan sebagian besar masa awal karier profesionalnya di Kroasia.

De la Fuente Siapkan Rotasi

Kepadatan jadwal menjadi salah satu perhatian Spanyol. Pertandingan melawan Kroasia merupakan laga keempat dalam waktu kurang dari dua pekan setelah menghadapi Inggris, Kroasia, dan Republik Ceko.

De la Fuente pun memastikan rotasi akan dilakukan. Ia menetapkan tidak ada pemain yang tampil lebih dari 270 menit dalam empat pertandingan pada jeda internasional ini.

Artinya, seorang pemain maksimal tampil dalam tiga dari empat pertandingan yang dijalani Spanyol. Kebijakan tersebut membuka peluang sejumlah pemain mendapatkan menit bermain di Poljud.

Situasi skuad juga berubah setelah Ferran Torres meninggalkan pemusatan latihan. Penyerang Paris Saint-Germain itu mengalami masalah pada pergelangan kaki kiri yang terus berlanjut sehingga dipulangkan untuk memprioritaskan pemulihan.

Sebagai pengganti, De la Fuente memanggil Carlos Espí dari tim Spanyol U-21 untuk menghadapi Republik Ceko dan Kroasia.

Meski sudah berada di posisi nyaman, Spanyol tetap memiliki alasan kuat untuk memburu kemenangan. Jika mampu mengalahkan Kroasia, La Roja akan menutup jeda internasional ini dengan empat kemenangan dari empat pertandingan, memastikan kelolosan ke perempat final, dan memperpanjang rentetan kemenangan menjadi 11 laga.

Di sisi lain, Kroasia membutuhkan respons setelah dua kekalahan telak. Poljud menjadi kesempatan bagi Modric dan kawan-kawan untuk menunjukkan bahwa kekalahan 0-7 dari Inggris memang hanya menjadi satu malam buruk.

Pertandingan Kroasia vs Spanyol berlangsung di Stadion Poljud, Split, Rabu (7/10) pukul 01.45 WIB.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online