Groundbreaking PSEL Bali, Pemerintah Bidik Energi Bersih dari Sampah
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjawab pertanyaan pewarta pada jumpa pers di GBK Arena, Jakarta, Sabtu (22/2/2025). (ANTARA/RAUF ADIPATI)
Harianjogja.com, JAKARTA—Pembiayaan federasi sepak bola atau Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sekitar 70 persen berasal dari sektor swasta.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak berdampak pada PSSI.
“Kami di PSSI benar-benar berusaha keras untuk membangun pendanaan dari sektor swasta. Hari ini saya baru tanda tangan dengan VinFast. Ya itu lumayan dapat uang lagi. Ya hampir 70% program kami dibiayai dari sektor swasta,” kata Erick pada jumpa pers di GBK Arena, Jakarta, Sabtu (22/2/2025)
Erick kemudian menjelaskan bahwa pemasukan PSSI berasal dari para penggemar, misalnya penjualan jersi, tiket, hak siar, dan sponsor, Namun memang terdapat komitmen dari pemerintah Indonesia dengan FIFA.
“FIFA ingin melihat komitmennya, dan bahkan FIFA buat kantor di sini. Sudah ada 12 event fifa. FIFA mengeluarkan uang sampai dua juta dollar untuk ajang-ajang itu. Bahkan FIFA juga menggelontorkan dana fifaforward sebesar 5,5 juta (dollar),” ujar Erick.
“Jadi ya keseriusan FIFA memang harus disambut oleh keseriusan kami di PSSI untuk pendanaan dan saya rasa pemerintah,” lanjutnya.
BACA JUGA: Persib vs Madura United, Laskar Sakera Tahan Imbang Maung Bandung
Ia memaparkan bahwa saat ini pihaknya masih mendapat bantuan dari pemerintah, tetapi PSSI pun tidak berpangku tangan dan hanya menunggu kucuran uang dari pemerintah.
“Dan komitmen pendanaan ini saya rasa tidak muluk-muluk. Dari pertama saya menjabat waktu itu perjanjian kami dengan pemerintah waktu itu 50-50, dimana 250 (milyar) dari pemerintah, 250 (milyar) dari kami. Tapi alhamdulillah di tahun pertama itu 120 dari pemerintah, dari kami mencapai 250 milyar,” ucapnya
“Nah tahun ini dengan budget yang 650 milyar, pemerintah 220 (milyar), ya kita harus mencari 400-an. Jadi saya rasa, saya tidak mau membeda-bedakan tapi kita kerja keras,” pungkas sosok yang juga pernah menjadi pemilik Inter Milan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam
Agnez Mo perkenalkan pencak silat dan karambit di Reacher Season 4 sebagai promosi budaya Indonesia. Bangga! Simak kisah di balik adegan laga.
28 Juli: Hari Hepatitis Sedunia, Hari Cat Air Sedunia, dan Hari Konservasi Alam. Kenali makna dan ajakan di balik setiap peringatan global ini!