Jepang hingga China, Ini Negara Pembeli Gas Indonesia
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
Patrick Kluivert. - dok/PSSI
Harianjogja.com, JOGJA—Kinerja taktis Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia kembali dipertanyakan usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Kritik dari media Curacao tentang kelemahan taktik sang pelatih pun kembali relevan dan terbukti di lapangan.
Kekalahan 0-1 dari Irak di putaran keempat kualifikasi menjadi pukulan pamungkas yang mengubur mimpi Timnas Garuda. Kekalahan ini memperkuat sorotan pada kemampuan teknis Kluivert, yang sebelumnya diragukan oleh akun media Curacao, @Curacaofootbal1.
Sebelumnya, akun tersebut mengungkapkan, "Dalam hal perekrutan (pemain), dia bagus. Para pemain yang bergabung dengan kami pada 2015 mau bergabung karena dia pelatihnya,” cuit akun @Curacaofootbal1, dikutip Minggu (12/10/2025).
“Namun, taktiknya buruk sekali. Selama pertandingan, para pemain kami tampak kebingungan. Taktiknya hanya, ‘Bermainlah dan lakukan sesuatu’. Pemain-pemain kami lahir dan besar di Belanda, tetapi bahkan mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan di bawah Kluivert,” lanjut akun tersebut.
Ucapan ini kini seolah menjadi kenyataan melihat performa Timnas yang kesulitan mencetak gol meski sempat mendominasi permainan.
Patrick Kluivert pun menyampaikan rasa kecewa mendalam setelah skuatnya kalah 0-1 dari Irak. Ia mengklaim bahwa seluruh pihak telah bekerja keras untuk mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia.
"Saya merasa sangat kecewa, karena kami semua, mulai dari staf medis dan teknis hingga para pemain, telah bekerja keras untuk mencapai tujuan ini," kata Kluivert dikutip dari Aawsat.
Tekanan publik terhadap PSSI untuk memecat Kluivert semakin besar. Tagar #PatrickKluivertOut pun menggema di media sosial, menandai ketidakpuasan fans terhadap kinerja pelatih asal Belanda tersebut. Nasib Kluivert di timnas kini berada di ujung tanduk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.
Perlinsos Digital mempermudah warga pelosok Padang Pariaman mengakses bansos. Eli Suarni akhirnya menerima PKH setelah menunggu sejak 2018.
Kemenhub mendorong KAI mempercepat pengadaan 35 KRL baru dan dua retrofit agar seluruhnya dapat beroperasi pada 2027.
Kemnaker menyiapkan pelatihan vokasi bagi 50.000 pekerja terdampak PHK. Simak bidang pelatihan, fasilitas, syarat, dan cara pendaftarannya.