Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas U-17 Indonesia vs Timnas U-17 Afganistan dijadwalkan dihelat pada Jumat (11/4/2025) pukul 00.15 WIB.
Pada pertandingan terakhir di Grup C yang digelar di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Arab Saudi, anak asuh Nova Arianto tetap memasang target meraih kemenangan, kendati mereka dipastikan telah lolos ke Piala Dunia U-17 2025.
Sebab, raihan tiga poin atas Afganistan akan menasbihkan Timnas U-17 Indonesia menjadi tim yang selalu meraih kemenangan di Grup C. Sebab, saat ini Timnas U17 Indonesia memuncaki klasemen Grup C dengan raihan enam poin, dari hasil dari kemenangan atas Korea Selatan dengan skor 1-0 dan kemenangan 4-1 melawan Yaman.
BACA JUGA: Jadwal Lengkap Timnas U-17 Indonesia di Piala Asia U-17 2025
Di sisi lain, Afganistan dipastikan tampil lepas, karena mereka sudah dipastikan tersingkir dari persaingan Piala Asia U-17. Mereka telah menelan dua kali kekalahan yakni takluk 0-2 dari Yaman dan dilumat Korea Selatan dengan skor telak 0-6. Dengan demikian, laga ini tidak akan mengubah posisi kedua tim di klasemen akhir grup.
Manajer tim nasional Sumardji menjelaskan bahwa kekuatan dalam berduel fisik menjadi salah satu program prioritas dari pelatih timnas U17 Nova Arianto.
“Salah satu program prioritas Pelatih Nova. Pemain harus kuat dalam bodycharge,” kata Sumardji dikutip dari Antara.
“Asupan nutrisi diperhatikan dan kewajiban gym semua pemain, di bawah arahan pelatih fisik coach Sofie Imam,” lanjutnya.
Secara kasat mata, para pemain timnas U17 asuhan Pelatih Nova yang berkompetisi di Piala Asia U17 2025 memang memiliki bentuk tubuh yang lebih kekar dibanding para pendahulunya.
“Yang tingginya kurang (bisa masuk timnas U-17), dengan catatan punya talenta yg lebih dalam semua aspek,” kata Sumardji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.