Penumpang Emirates Kena Guyuran Air di Tengah Penerbangan
Air mengucur dari langit-langit pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Maskapai menjelaskan penyebabnya adalah penumpukan kondensasi.
Suasana laga PSS kontra Persija pada Sabtu (17/5/2025) malam. - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sejumlah sanksi kepada PSS Sleman, sebagai dampak dari beberapa kejadian saat skuat Super Elang Jawa itu menjamu Persija Jakarta, 17 Mei 2025.
Berdasarkan Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 21 Mei 2025 yang baru diunggah di halaman PSSI, Senin (26/5/2025), PSS Sleman mendapatkan hukuman dilarang menyelenggarakan pertandingan kandang dengan penonton sebanyak 2 kali.
Hukuman ini berlaku untuk PSS Sleman saat mereka menjalani laga kandang di kompetisi Liga 2 2025/2026. Sebab, PSS Sleman dipastikan terdegrasi dari Liga 1 musim depan.
"Pada saat kompetisi yang diikuti pada tahun 2025/2026; denda Rp270.000.000," tulis Komdis PSSI.

Pemberian hukuman larangan laga kandang dengan penonton sebanyak dua pertandingan tidak lepas dari jenis pelanggaran yang dilakukan oleh Panpel PSS Sleman.
BACA JUGA: Sempat Terhenti Karena Flare, Laga PSS Sleman vs Persija Dilanjutkan
"Terjadi pelemparan kemasan air minum, smoke bomb yang dilemparkan ke dalam lapangan sehingga mengenai perangkat pertandingan, terjadi penyalaan flare dan petasan dalam jumlah banyak yang menimbulkan banyak penonton mengalami sesak nafas yang membutuhkan penanganan medis dan dirujuk ke rumah sakit terdekat, terjadi keributan di luar stadion yang menyebabkan adanya korban luka," ungkap Komdis PSSI.
Selain itu, Panpel PSS Sleman juga mendapatkan denda Rp25 juta, karena dianggap gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persija Jakarta. Komdis juga menjatuhkan teguran keras kepada PSS Sleman karena adanya spanduk bertuliskan pesan provokatif yang dilakukan oleh penonton PSS Sleman.
"Jenis Pelanggaran: adanya pemasangan spanduk bertuliskan pesan provokatif yang dilakukan oleh penonton PSS Sleman. Hukuman: teguran keras," tulis Komdis PSSI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Air mengucur dari langit-langit pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Maskapai menjelaskan penyebabnya adalah penumpukan kondensasi.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Dato' Sri Tahir menyebut penunjukannya sebagai anggota Wantimpres Prabowo merupakan suatu kehormatan dan menyerahkan agenda kepada Pratikno.
MA mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 1 Oktober 2026.