Studi Kaspersky: Unggahan Anak di Medsos Bisa Jadi Celah Kejahatan
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Olympique Lyonnais tetap tampil dikasta tertinggi di Prancis, Ligue 1 musim 2025/26. Hal itu menyusul keputusan dari komisi banding DNCG (otoritas pengawas keuangan klub sepak bola Prancis) yang mengabulkan banding yang diajukan klub tersebut.
BACA JUGA: Hasil Lyon vs Monaco
“Terima kasih kepada komisi banding karena telah mengakui ambisi manajemen baru klub untuk menjalankan pengelolaan yang serius ke depannya,” kata penyataan resmi Olympique Lyonnais.
"Keputusan hari ini merupakan langkah awal dari mengembalikan kepercayaan ke Olympique Lyonnais. Kini kami bisa fokus mengurus target tim dan bersiap untuk musim depan."
Dalam putusannya, komisi banding membatalkan keputusan degradasi administratif ke liga strata kedua (Ligue 2) yang sebelumnya dijatuhkan oleh DNCG pada 24 Juni.
Sebagai gantinya, Lyon dikenai pengawasan terhadap anggaran gaji dan biaya transfer, berdasarkan struktur anggaran yang mereka ajukan untuk kompetisi kasta tertinggi Prancis.
Delegasi Lyon yang terdiri atas sembilan orang, termasuk Presiden Michele Kang dan Direktur Jenderal Michael Gerlinger, hadir dalam sidang yang berlangsung selama lebih dari dua setengah jam di kantor pusat Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) di Paris.
Keputusan ini memastikan OL tetap menjadi salah satu tim peserta kompetisi Ligue 1 musim depan, di tengah upaya restrukturisasi manajemen klub pasca-pergantian kepemilikan.
Lyon sudah bermain di Ligue 1 sejak musim 1988/1989 dan sempat merajai kompetisi tujuh tahun beruntun sedari 2002.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor