Serikat Pekerja Samsung Menang, Bonus Triliunan Rupiah Jadi Sorotan
Samsung Electronics sepakati bonus hingga Rp6,4 miliar bagi pekerja chip, picu gelombang tuntutan buruh di Korea Selatan.
Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM) FC, klub baru dari Ramadhan Sananta akan menggelar laga uji coba melawan PSBS Biak, 1 Agustus 2025 di Stadion Naional Hassanal Bolkiah, Brunei Darussalam.
BACA JUGA: Masa Orientasi Siswa Sekolah Rakyat 15 Hari
Dikutip dari laman resmi DPMM FC, Senin (14/7/2025) laga melawan PSBS Biak akan menjadi ujian yang baik bagi skuat mereka untuk menghadapi kompetisi Liga Super Malaysia musim 2025/2026.
"DPMM FC akan menjamu klub Liga 1, PSBS Biak untuk pertandingan persahabatan pramusim pada 1 Agustus 2025 di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah," bunyi pernyataan klub.
PSBS Biak adalah tim promosi pada musim lalu dan mampu finis di peringkat 9 klasemen akhir Liga 1. Tahun ini PSBS Biak akan berkandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman bersama dengan tim promosi PSIM Jogja dan PSS Sleman.
"Ini akan menjadi ujian yang baik bagi DPMM Fc untuk musim debut di Liga Super Malaysia," lanjut pernyataan klub.
"Ramadna Sananta dan Amani Aguinaldo adalah wajah baru DPMM musim ini, dan semoga mereka dapat membawa prestasi bagi klub," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Electronics sepakati bonus hingga Rp6,4 miliar bagi pekerja chip, picu gelombang tuntutan buruh di Korea Selatan.
Konsumsi suplemen berlebihan seperti vitamin C dan D bisa membahayakan ginjal. Simak penjelasan ahli dan batas aman konsumsi.
Operasi Patuh 2026 digelar 8-21 Juni dengan fokus ETLE. Pelanggaran pelat nomor dan lalu lintas jadi sasaran utama.
Garebeg Besar Jogja 2026 digelar sederhana di Keraton. Sebanyak 4.000 ubarampe dibagikan kepada abdi dalem.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini turun di semua ukuran. Simak daftar harga terbaru 28 Mei 2026.
Kebakaran gereja di Mimika Papua Tengah diduga akibat lilin tak dipadamkan. Bangunan ludes, kerugian capai ratusan juta.