Selundupkan 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak MV King Sun Jadi Tersangka
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Pelatih Timnas U-23 Indonesia Gerald Vanenburg memasang target juara di turnamen Piala AFF U-23 2025 / Antara-Rauf Adipati
Harianjogja.com, JAKARTA - Pelatih timnas U-23 Indonesia Gerald Vanenburg meminta timnya tak cepat berpuas diri meski baru saja meraih kemenangan besar 8-0 atas Brunei Darussalam pada laga pertama Grup A Kejuaraan ASEAN U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.
Pelatih asal Belanda itu menganggap kemenangan besar ini adalah bagian perjalanannya membentuk timnas U-23 Indonesia, yang baru dilatihnya sekitar empat pekan lalu.
"Banyak hal yang bisa kita lakukan. Kita perlu berpikir hari demi hari, laga demi laga, apa yang bisa saya kembangkan. Dan, saya pikir itulah yang harus kita lakukan," kata Vanenburg pada jumpa pers pasca pertandingan di Jakarta pada Selasa.
Indonesia tampil apik pada babak pertama dengan menyarangkan tujuh gol, yang lima di antaranya dicetak oleh Jens Raven.
Namun, penampilan gemilang pada 45 menit pertama ini tak terulang pada babak kedua setelah Garuda Muda hanya sanggup menambah satu gol melalui Raven.
Aspek ini, kata Vanenburg, yang perlu diperbaiki timnya pada laga kedua melawan Filipina Jumat malam esok.
"Hal terpenting adalah kita berkembang dalam setiap laga karena kita tidak boleh senang di babak pertama. Lalu, juga ada banyak kemungkinan untuk kita bisa melakukan yang lebih baik, salah satunya final pass," kata dia.
Pelatih timnas U-23 Brunei Aminuddin Jumat menyikapi kekalahan telak ini sebagai bahan pelajaran untuk meningkatkan kualitas timya.
"Kita memanfaatkan hal ini untuk bisa tampil melawan tim besar. Jadi, pada malam ini kita melawan Indonesia. Mereka mampu bergerak, dan komunikasi antar pemainnya bagus, serta pengambilan keputusan mereka impresif. Jadi, para pemain kami bisa belajar dari laga ini," kata Aminuddin.
Indonesia memuncaki klasemen Grup A dengan tiga poin setelah unggul selisih gol dari Filipina yang menempati posisi kedua.
Malaysia yang kalah 0-2 dari Filipina menduduki posisi ketiga, sementara Brunei menjadi juru kunci.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.