Freiburg vs Aston Villa, Duel Taktik di Liga Europa
Freiburg vs Aston Villa di Liga Europa diprediksi berlangsung ketat. Emery andalkan pengalaman Eropa, Freiburg kuat di kandang.
Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—China dan Korea Selatan berjaya di ajang Japan Open 2025. Pada gelaran yang digelar di Tokyo Metropolitan Stadium tersebut, China menyabet tiga gelar yakni di nomor ganda campuran, ganda putri, dan tunggal putra. Sementara Korea Selatan meraih dua gelar yakni di juara di nomor tunggal putri dan ganda putra.
BACA JUGA: Hasil Drawing Wakil Indonesia di Japan Open 2025
Ganda campuran China Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin menjadi juara usai menang atas wakil Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran di final dengan skor 21-19, 16-21, dan 21-15. Ganda putri China Liu Sheng Shu/Tan Ning meraih juara usai menang dari wakil Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitaran dengan skor 21-15 dan 21-14.
Pada nomor tunggal putra, wakil China Shi Yu Qi menyabet gelar juara usai menang atas alex Lanier dari Prancis dengan skor 21-17 dan 21-15.
Sementara wakil Korea Selatan di nomor tunggal putri, An Se-young meraih juara usai menundukkan wakil China Wang Zhi Yi dengan skor 21-11 dan 21-10. Sedangkan ganda putra Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae meraih juara usai mengalahkan wakil Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izziddin dengan skor 21-16.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Freiburg vs Aston Villa di Liga Europa diprediksi berlangsung ketat. Emery andalkan pengalaman Eropa, Freiburg kuat di kandang.
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar