Fitur OTA Mobil Listrik Disebut Bisa Jadi Celah Serangan Siber
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Voli - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Timnas bola voli putri Indonesia harus mengalami kekalahan perdana, usai ditundukkan Vietnam dengan skor 0-3 (11-25, 11-25, dan 22-25) pada laga pembuka putaran pertama SEA V League 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat (1/8/2025). Buruknya pertahanan Timnas Indonesia membuat mereka tidak mampu membangun serangan dengan baik.
BACA JUGA: Timnas Putra Hajar Timnas Filipina
Tim Merah Putih mencuri keunggulan pada set pertama saat mencetak skor 4-3. Namun, Vietnam meningkatkan tekanan dan memanfaatkan setiap peluang secara maksimal untuk mencetak poin beruntun. Saat selisih 10-23, Vietnam tampil ngegas dan memenangkan set pertama dengan skor 25-11.
Dominasi Vietnam terus berlanjut pada set kedua saat meninggalkan Indonesia dengan 12-5. Indonesia kembali mengalami situasi yang mirip dengan set sebelumnya, saat tertinggal jauh 6-15. Anak-anak asuhan pelatih Octavian hanya menambah beberapa poin, sedangkan Vietnam yang di atas angin terus mencetak poin beruntun hingga memenangkan laga dengan 25-11.
Indonesia yang mengandalkan Mediol Yoku dan Ersandrina Devega menunjukkan perlawanan ketat pada set ketiga saat beberapa kali mencetak skor imbang dari 1-1, 7-7, hingga 15-15.
Setelah itu, Vietnam mencetak dua poin untuk memimpin 17-15, namun Indonesia terus mendekat hingga kembali menyamakan skor 18-18 dan 19-19.
Megawati yang kembali dimainkan turut menyumbang poin untuk membawa keunggulan sementara 21-19.
Namun, Vietnam meningkatkan serangan untuk mencetak beberapa poin berturut-turut untuk meredam momentum comeback Indonesia dengan skor 23-21.
Para pemain Vietnam yang tampil matang di semua lini mampu mengamankan poin-poin krusial hingga untuk memenangkan set ketiga dengan skor 25-22 sekaligus memastikan laga berakhir lebih cepat dengan skor akhir 3-0.
Meskipun mengawali kompetisi dengan hasil negatif, Indonesia masih berpeluang memperbaiki keadaan pada laga berikutnya saat melawan Thailand dan Filipina.
Manajer timnas voli putri Indonesia, Luciana Taroreh mengakui pertahanan timnya lemah. "Ini yang sulit membangun serangan, dan Vietnam bloknya rapat. Pertahanannya mereka juga bagus,” katanya.
"Kekalahan ini menjadi pelajaran penting yang akan kami evaluasi secara menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun mental,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Doomscrolling adalah kebiasaan membaca berita negatif secara berlebihan di media sosial yang dapat memicu stres, kecemasan, insomnia hingga gangguan kesehatan j
PSIM Jogja menyiapkan 6-7 laga uji coba sepanjang Agustus 2026 untuk mematangkan tim menghadapi Super League 2026/2027. Seluruh laga direncanakan digelar di Jog
Sudaryono yang dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional tercatat memiliki aset Rp69,33 miliar dan utang Rp60,47 miliar. Berikut rincian lengkap harta kekayaannya.
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan