Mantan Wasit Premier League, David Coote Terjerat Kasus Video Cabul

Jumali
Jumali Kamis, 11 September 2025 13:57 WIB
Mantan Wasit Premier League, David Coote Terjerat Kasus Video Cabul

David Coote/ Sky Sports

Harianjogja.com, JOGJA—Mantan wasit Premier League, David Coote, terjerat kasus pembuatan video cabul anak.

Hal ini menyusul kewajiban bagi pria 43 tahun asal Collingham itu hadir dalam persidangan di Pengadilan Magistrat Nottingham pada Kamis, 11 September 2025 waktu Inggris.

Sky Sports News mengungkapkan, Kepolisian Nottinghamshire saat ini telah memberikan jaminan bersyarat untuk bisa mengikuti persidangan tersebut. David Coote didakwa dengan pelanggaran Kategori A, yang berkaitan dengan file video yang ditemukan polisi pada Februari 2025.

BACA JUGA: Sinopsis Gereja Setan

“Kategori A merupakan kategori paling serius dalam undang-undang terkait video atau gambar cabul anak, termasuk kegiatan mengunduh, menyimpan, atau membagikan konten penyalahgunaan anak,” katanya.

Mantan wasit ini sebelumnya dipecat oleh Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) pada Desember 2024 setelah video yang menunjukkan Coote membuat komentar merendahkan tentang Liverpool dan mantan manajer mereka, Jurgen Klopp, tersebar di media sosial. Pada Agustus 2025, ia dijatuhi skorsing delapan minggu oleh Football Association (FA) terkait video tersebut.

Investigasi PGMOL juga menelusuri video lain yang muncul pada November 2024, yang diduga menunjukkan Coote menghirup bubuk putih saat bertugas sebagai asisten VAR di Euro 2024.

Selain itu, UEFA menugaskan investigator etika untuk meninjau kasus ini, dan Coote dilarang bertugas hingga 30 Juni 2026.

Kasus ini menambah catatan kelam mantan wasit yang dikenal kerap memberikan keputusan kontroversial dan menguntungkan bagi Manchester City ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online