JDT Ukir Rekor Dunia, Tak Terkalahkan 109 Laga Liga sejak 2021
JDT mengawali Liga Super Malaysia 2026-2027 dengan kemenangan 3-0 dan mencatat rekor dunia 109 laga domestik tanpa kekalahan sejak 2021.
Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Laga PSIM Jogja vs Borneo FC telah berjalan 37 menit. Sementara PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Borneo FC pada lanjutan Super League 2025-2026, di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (14/9/2025) sore. Gol Borneo FC dicetak oleh Sihran Amarullah di menit ke-28.
BACA JUGA: Rp142 Miliar Modal Asing Hilang Pekan Ini
Di awal babak pertama, Borneo FC lebih banyak menguasai permainan. PSIM baru mampu lepas dari kontrol permainan Borneo FC pada menit ke-15. PSIM Jogja membuka peluang pada menit ke-20. Namun tendangan dari Rahmatzo masih bisa ditepis oleh Nadeo.
Sebaliknya Borneo FC yang mengandalkan serangan balik, berhasil membuka keunggulan melalui Sihran. Berawal dari aksi menusuk Sihran, melewati beberapa pemain PSIM Jogja dan tendangan melengkungnya gagal ditepis oleh Cahya Supriyadi. 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Unggul 1-0 membuat Borneo FC semakin menekan. Menit ke-30, Borneo FC hampir saja menyamakan kedudukan. Beruntung tendangan dari Kei Hirose berhasil ditepis oleh Cahya Supriyadi.
Susunan Pemain PSIM vs Borneo FC
PSIM Jogja (4-3-3): Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Ramos Mingu, Yusaku Yamadera, Reva Adi; Fahreza Sudin, Rakhmatsho Rakhmatzoda, Ze Valente; Ezequiel Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe;
Pelatih: Jean-Paul van Gastel
Borneo FC (4-2-3-1): Nadeo Argawinata; Westherley Garcia, Christophe Nduwarugira, Komang Teguh Trisnanda, Fajar Fathurrahman; Rivaldo Pakpahan, Kei Hirose; Mariano Peralta, Juan Villa, Sihran Amarullah; Joel Vinicius
Pelatih: Fabio Lefundes
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JDT mengawali Liga Super Malaysia 2026-2027 dengan kemenangan 3-0 dan mencatat rekor dunia 109 laga domestik tanpa kekalahan sejak 2021.
Kualitas udara Palembang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap karhutla. BMKG mencatat PM2.5 mencapai 69,5 µg/m³.
BMKG mengingatkan gelombang 1,25-2,5 meter di perairan utara RI akibat dampak tidak langsung Siklon Tropis ATSANI.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
BMKG mendeteksi 2.945 titik panas di Sumatra, dengan 491 titik berada di Riau. Asap karhutla mengganggu jarak pandang Pekanbaru.