Mataram Legacy Run 2026 Ajak Pelari Susuri Gang Bersejarah Kotagede, Ini Jadwalnya
Mataram Legacy Run digelar 22 November 2026 di Kotagede, mengajak pelari menyusuri kawasan bersejarah sambil menikmati kuliner dan kerajinan lokal.
Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini./ Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Jelang menghadapi Nice pada pertandingan pertama fase Liga Europa di Stadion Allianz Riviera, Nice, Kamis dini hari WIB, pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini menegaskan timnya akan berupaya tampil lebih tajam.
Dikutip dari laman resmi klub, Rabu, Gasperini menjelaskan jika mereka terus berusaha memperbaiki kekurangan sehingga bisa tampil tajam di setiap pertandingan.
Pelatih berkebangsaan Italia tersebut menjelaskan kesulitan menyerang yang dialami timnya perlu dianalisis secara mendalam dan mereka harus memikirkan pendekatan yang tepat untuk masalah ini.
"Kami lebih fokus mempertahankan keunggulan daripada berusaha mencetak gol lebih banyak, dan itu membuat pertandingan berada dalam posisi yang sulit. Itulah kesan saya. Kami unggul, lalu kami tidak bermain dengan cara yang sama lagi," jelas Gasperini.
"Kami mungkin akhirnya menang, tentu saja, tetapi kami agak terlalu berhati-hati. Lebih mudah mencetak gol saat unggul daripada saat kalah atau skor 0-0," sambung dia.
BACA JUGA: Hasil Levante Vs Real Madrid, Skor 1-4, Los Blancos Masih Sempurna
Pada empat pertandingan sejak musim 2025/2026 bergulir, AS Roma hanya mampu mencetak tiga gol dan kebobolan satu gol dari tiga kemenangan serta menelan satu kekalahan.
Lini depan Giallorossi tentu menjadi sorotan karena kegagalan mereka menciptakan gol, namun Gasperini enggan terlalu memikirkan hal tersebut selama timnya dapat mengamankan hasil positif.
Ketika ditanya siapa yang akan menjadi ujung tombak pada pertandingan menghadapi Nice, mantan pelatih Atalanta itu mengungkapkan jika kesempatan terbuka lebar untuk dua penyerangnya yakni Artem Dovbyk serta Evan Ferguson.
"Ya, Dovbyk atau Ferguson. Keduanya tampil sangat baik di sesi latihan terakhir. Mereka alternatif. Ide saya adalah memanfaatkan lebih banyak pemain, melakukan rotasi, dan memiliki lebih banyak opsi. Hal itu mendorong saya untuk menguji hal-hal penting dalam pertandingan," jelas Gasperini.
"Pada tahap ini, ada sekelompok pemain inti yang sangat solid dan berkinerja baik, tetapi juga benar bahwa cepat atau lambat kami perlu mencoba dan lebih percaya diri pada pemain lain agar kami dapat menghadapi semua pertandingan yang harus kami mainkan," tutup dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mataram Legacy Run digelar 22 November 2026 di Kotagede, mengajak pelari menyusuri kawasan bersejarah sambil menikmati kuliner dan kerajinan lokal.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.
Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford. Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson mencetak gol kemenangan tim tamu.
Kedubes Singapura membantah kabar kunjungan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal pada 18 Oktober 2026. Dino mengaku berada di Perth, Australia.