Vape Bisa Sebabkan Cedera Paru-Paru, Ini Peringatan Ahli
Ahli paru Tjandra Yoga Aditama mengingatkan risiko vape, mulai dari cedera paru-paru hingga gangguan kardiovaskular dan perkembangan otak.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga. /Instagram.
Harianjogja.com, DELI SERDANG—PSMS Medan mengamankan tiga poin setelah menundukkan PSIS Semarang dengan skor 2-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Minggu malam. Kemenangan ini membawa PSMS naik ke posisi kedua klasemen sementara Grup A.
PSMS mengunci kemenangan melalui gol Raihan Utama pada menit ke-22 dan Javier Siverio pada menit ke-38. Sementara itu, PSIS baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui Fitra Ridwan pada menit ke-90+8.
Tambahan tiga poin membuat PSMS mengoleksi 14 poin, menempel PSPS Riau yang memimpin klasemen dengan 18 poin. PSIS belum beranjak dari posisi kelima dengan raihan 10 poin.
Pertandingan yang disaksikan lebih dari 5.000 penonton tersebut berlangsung dengan tensi tinggi. Dua pemain menerima kartu merah, yakni Javier Siverio dari PSMS dan Rifki Dwi Septiawan dari PSIS.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mensyukuri kemenangan timnya. Namun, ia mengakui kartu merah kembali menjadi persoalan yang memengaruhi strategi permainan.
"Yang pasti kita syukuri lagi. Tapi terjadi lagi kartu merah di babak pertama. Kali ini Javier Siverio yang kena kartu merah. Luar biasa perjuangan pemain dengan susah payah mempertahankan keunggulan 2-0 hingga babak pertama," katanya.
PSMS Unggul Dua Gol pada Babak Pertama
PSMS mengawali pertandingan dengan mengambil inisiatif menyerang. Meski demikian, tuan rumah sempat kesulitan menembus pertahanan PSIS yang ditangani Widodo Cahyono Putro.
PSIS bahkan hampir membuka keunggulan pada menit keempat melalui serangan balik. Felipe Cadenazzi, yang pernah memperkuat PSMS pada musim lalu, melepaskan ancaman yang berhasil diamankan kiper Rudi N Rajak.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-22. Raihan Utama mendapatkan ruang di luar kotak penalti sebelum melepaskan tembakan terarah ke tiang jauh yang tidak mampu dijangkau penjaga gawang PSIS.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri PSMS. Ikhsan Chan kemudian berkontribusi dalam gol kedua tuan rumah dengan memberikan assist kepada Javier Siverio pada menit ke-38.
Namun, keunggulan dua gol tidak membuat PSMS bisa bermain nyaman. Siverio menerima kartu merah pada menit ke-39 setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain belakang PSIS.
Kehilangan penyerang asal Spanyol itu memaksa Eko mengubah pendekatan permainan. PSMS yang sebelumnya berusaha menguasai bola mulai lebih berkonsentrasi menjaga pertahanan dan mengandalkan serangan balik.
"Pertama, kita memang kesulitan lagi di babak pertama bermain dengan 10 pemain. Tadinya kita memegang possession, tetapi setelah kehilangan pemain, kita bertahan dan melakukan counter. Terlepas dari itu, kita tetap berusaha memegang bola agar tidak mudah hilang," ujar Eko.
PSIS Kehilangan Pemain, PSMS Tetap Tertekan
Memasuki babak kedua, PSIS berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengejar ketertinggalan. Akan tetapi, pertahanan rapat PSMS membuat tim tamu kesulitan menemukan celah untuk mencetak gol.
Situasi berubah pada menit ke-82. Pemain pengganti PSIS, Rifki Dwi Septiawan, menerima kartu merah setelah mendapatkan dua kartu kuning. Kedua tim pun kembali bermain dengan jumlah pemain yang sama.
PSIS akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-90+8 melalui Fitra Ridwan. Gol pada masa tambahan waktu itu membuat pertandingan berlangsung menegangkan hingga menit-menit akhir.
Meski mendapat tekanan pada penghujung laga, PSMS mampu mempertahankan keunggulan 2-1 sampai wasit meniup peluit panjang.
Eko mengakui para pemainnya sempat kehilangan konsentrasi menjelang pertandingan berakhir. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan tim yang mampu mempertahankan keunggulan dalam situasi sulit.
"Di menit terakhir kita tidak fokus, tetapi saya tetap mengapresiasi perjuangan pemain. Mereka bisa mempertahankan keunggulan 2-0 cukup lama dalam situasi yang tidak mudah," tuturnya.
Eko juga menilai kedalaman skuad menjadi modal penting bagi PSMS dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Tim menyiapkan 31 pemain untuk mengarungi kompetisi liga dan League Cup.
"Kita beruntung punya banyak pemain. Kehilangan Manahati juga bisa dibuktikan ada yang menggantikan. Kita punya 31 pemain, seperti tadi Ikhsan Chan juga memberikan assist," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ahli paru Tjandra Yoga Aditama mengingatkan risiko vape, mulai dari cedera paru-paru hingga gangguan kardiovaskular dan perkembangan otak.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.
Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford. Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson mencetak gol kemenangan tim tamu.