Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
hasil Indonesia vs Irak 0-1./ Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Tim nasional Indonesia dipastikan digagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Irak pada pertandingan Grup B putaran keempat kualifikasi zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu dini hari WIB.
Dikutip dari AFC di Jakarta, kekalahan itu membuat Indonesia terkunci di posisi juru kunci Grup B lantaran tanpa poin dari dua pertandingan, situasi yang memupuskan harapan Indonesia berlaga di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Indonesia dikandaskan Arab Saudi dengan skor 2-3.
Di sisi lain, kemenangan membuat Irak membuka peluang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 terbuka lebar. Saat ini, Irak yang baru memainkan satu laga di Grup B menempati posisi kedua klasemen sementara dengan tiga poin.
Tim yang berhak melaju langsung ke Piala Dunia 2026 dari putaran keempat zona Asia adalah juara grup. Sementara peringkat kedua akan berlaga di putaran kelima.
Pada pertandingan kontra Irak, kekalahan Indonesia terjadi akibat gol yang dicetak gelandang Zidane Iqbal ketika laga sudah memasuki menit ke-75.
Irak berupaya menekan terlebih dahulu ketika laga dimulai, tetapi Indonesia yang menciptakan peluang pada menit kesembilan lewat tendangan Thom Haye yang masih menyamping.
Lima menit kemudian, Indonesia kembali menciptakan peluang lewat umpan tarik dari Thom Haye, akan tetapi bola yang disambut Mauro Zijlstra dapat ditutup lini pertahanan Irak.
Skuad asuhan Patrick Kluivert kembali memiliki peluang semenit kemudian melalui sepak pojok, tetapi sundulan Zijlstra masih menyamping dari gawang Irak.
Pada menit ke-33, giliran Eliano Reinders yang mendapatkan kesempatan membuka skor tetapi tidak dapat dimanfaatkan dengan baik.
Menjelang berakhirnya babak pertama, Indonesia sempat kembali menciptakan peluang lewat tendangan bebas Dean James yang masih menyamping dari gawang Irak. Skor 0-0 pun bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Irak kembali mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu, namun beberapa upaya yang mereka lakukan belum membahayakan.
Irak menciptakan peluang terlebih dahulu pada menit 58 melalui tendangan Youssef Amyn yang masih menyamping dari gawang Indonesia.
Indonesia berbalik memberikan ancaman dan memberikan peluang melalui tendangan mendatar yang dilepaskan Kevin Diks yang masih dapat diamankan kiper Irak Jalal Hasan pada menit 65.
Irak mampu mendapatkan keunggulan terlebih dahulu melalui gol yang dicetak oleh Zidane Iqbal lewat tendangan mendatarnya sehingga skor berubah menjadi 1-0 pada menit 75.
Selanjutnya Indonesia terus berupaya untuk menyamakan kedudukan, akan tetapi upaya-upaya yang dilakukan oleh Ole Romeny serta kolega tak kunjung membuahkan hasil.
Irak harus bermain dengan 10 orang pada menit 90+9 setelah bek tengah mereka Zaid Tahseen harus diusir keluar lapangan oleh wasit karena menerima kartu kuning kedua.
Pada waktu yang tersisa, Indonesia berusaha untuk mencari gol penyeimbang, akan tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Irak tidak berubah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Uni Eropa menginvestasikan 10 miliar euro atau sekitar Rp207 triliun untuk membangun tujuh pabrik AI raksasa. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat posisi Eropa
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih menjadi agregator produk UMKM dan kebutuhan pokok. Produk dari Bantul dan Sleman berpeluang dipasarka
Filipina bangkit dari tertinggal dan gulung Laos 4-1. Kartu merah di menit 12 ubah jalannya laga. Klasemen Grup A makin ketat.
Maestro seni rupa Indonesia Nasirun meninggal dunia pada usia 60 tahun. Sahabat dan kolega mengenang hari-hari terakhir, tawa, serta warisan besar yang ditingga
Situs Grammy hapus video penampilan BTS Dynamite dan Butter usai grup K-Pop itu nyatakan boikot. Spekulasi pun bermunculan.