Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Jorge Lorenzo / Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Legenda MotoGP, Jorge Lorenzo, memberikan tantangan khusus kepada Marc Marquez. Ia menantang Marquez untuk meraih gelar juara dunia bersama tim pabrikan lain, setelah kesuksesannya bersama Honda dan Ducati.
Lorenzo menyatakan bahwa dengan meraih gelar bersama pabrikan ketiga, Marquez akan mengakhiri semua perdebatan dan membuktikan diri sebagai pembalap terbaik sepanjang masa.
Marc Marquez baru saja mengunci gelar MotoGP 2025. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu kini genap mengoleksi tujuh gelar MotoGP sejak berkarier pada 2013. Pencapaian ini menyamakan torehan legenda Valentino Rossi.
Lorenzo mengakui pencapaian Marquez sangat luar biasa. Menurutnya, pembalap asal Spanyol itu pantas masuk dalam tiga besar pembalap terbaik sepanjang masa.
“Tanpa ragu, memenangkan kejuaraan lain sekarang dengan Ducati adalah tonggak sejarah yang akan semakin memperkuat posisinya setidaknya di tiga besar pebalap terbaik dalam sejarah, jika bukan yang terbaik,” kata Lorenzo dilansir dari Motosan, Minggu (2/11/2025).
“Akan selalu ada orang yang mengatakan bahwa (Giacomo) Agostini memiliki 15 gelar dan ia pasti tidak akan pernah melampaui atau menyamainya. Tetapi dalam hal bakat dan kecepatan, jika kita hanya fokus pada itu, bakat dan kecepatan, bagi saya, ia (Marc Marquez) adalah pebalap terkuat dan tercepat dalam sejarah,” sambung tiga kali juara MotoGP itu.
Lorenzo kemudian memberikan tantangan konkret kepada Marquez untuk meraih gelar juara bersama pabrikan ketiga.
“Saya akan berhenti di situ; dengan gelar ini, ia akan menjadi pemenang dengan dua pabrikan, tetapi jika ia menang dengan yang ketiga, tidak akan ada keraguan,” tutur Lorenzo.
“Mereka yang meragukan apakah ia yang terbaik dalam sejarah tidak akan memiliki argumen untuk memperdebatkannya,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.