DIY Larang Perdagangan Anjing hingga Kelelawar untuk Pangan
DPRD DIY menyetujui Raperda yang melarang perdagangan anjing, kucing, kera, kelelawar, musang, dan HPR lain untuk tujuan pangan.
Anton Fase/PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Winger PSIM Jogja, Anton Fase, mengaku sempat tampil dalam kondisi belum 100% usai cedera engkel, namun kini menyatakan siap tampil penuh setelah pulih selama jeda internasional.
Pemain asal Belanda ini baru melakukan comeback usai cedera engkel saat Laskar Mataram menjamu Persik Kediri pada Jumat (31/10/2025). Anton juga tampil pada laga terakhir menghadapi tuan rumah Persis Solo pada pekan lalu.
"Pertandingan terakhir setelah cedera, saya merasakan ketidaknyamanan. Tapi hal-hal seperti ini terjadi dalam sepak bola," kata Anton Fase, Senin (17/11/2025).
Momen jeda internasional pada pekan ini dimanfaatkan Anton secara maksimal untuk memperbaiki kondisinya. Ia merasa kini fisiknya sudah jauh lebih baik dan siap tampil penuh pada laga selanjutnya.
"Setelah beberapa hari libur, kondisi semakin membaik. Setelah cedera engkel, reaksi dari pemulihan itu normal. Kami bekerja dengan itu cukup bagus, jadi tidak ada yang harus dikhawatirkan," tandasnya.
Anton pun sudah mempersiapkan diri menghadapi laga PSIM selanjutnya melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC yang akan digelar pada Sabtu (22/11/2025) mendatang.
"Persiapan berjalan seperti biasa, layaknya pertandingan lain. Kami akan menganalisis dengan menyaksikan video mereka," jelasnya.
Menghadapi Calon Lawan dengan Tren Positif
Anton juga memahami betul performa calon lawannya yang sedang dalam tren positif dalam beberapa laga terakhir. Bhayangkara datang dengan catatan empat pertandingan tak terkalahkan.
Bhayangkara menempel ketat PSIM di peringkat keenam klasemen Super League 2025/2026, hanya terpaut satu poin dari Laskar Mataram yang berada satu tingkat di atasnya.
"Saya tahu beberapa pekan performa mereka (Bhayangkara) cukup bagus, mari kita lihat apa yang akan mereka lakukan. Saya merasa percaya diri menghadapi laga nanti," kata Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY menyetujui Raperda yang melarang perdagangan anjing, kucing, kera, kelelawar, musang, dan HPR lain untuk tujuan pangan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.