Mengantar Den Baguse Ngarsa, Salam Perpisahan untuk Legenda Seni Jogja
Susilo Nugroho, pemeran Den Baguse Ngarsa, dimakamkan di Krapyak. Seniman Jogja itu dikenang lewat teater, humor Jawa, dan budaya.
Reva Adi/PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Kapten PSIM Jogja, Reva Adi Utama, meminta suporter memenuhi Stadion Sultan Agung pada laga melawan Bhayangkara setelah dua laga kandang terakhir sepi penonton.
Reva menekankan betapa pentingnya dukungan langsung dari tribun bagi motivasi para pemain. Ia berharap atmosfer stadion kembali penuh seperti biasanya.
“Kami sangat mengharapkan dukungan dari kalian. Kami berharap para suporter bisa hadir langsung ke stadion mendukung kami, karena dukungan kalian itu sangat membantu,” ujar Reva saat konferensi pers di Wisma PSIM Jogja, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya, energi tim meningkat ketika sorakan dari suporter menggema memenuhi stadion. “Setiap sorakan, teriakan dari para pendukung itu membuat energi lebih buat para pemain. Jadi, saya berharap besok SSA bisa ramai, bisa padat dengan suporter kita agar PSIM Jogja bisa lebih semangat, bisa lebih fight lagi di pertandingan besok,” kata mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel, sebelumnya juga menyinggung merosotnya jumlah penonton pada dua laga terakhir. Ia menilai jadwal pertandingan yang berlangsung di hari kerja menjadi salah satu faktor utama sehingga banyak suporter tidak bisa hadir langsung ke stadion.
Van Gastel menyebut banyak orang masih berada di kantor atau terikat aktivitas lain ketika pertandingan digelar di tengah pekan. Karena itu, ia memahami alasan sepinya tribun pada dua laga tersebut.
Meskipun begitu, pelatih asal Belanda itu optimistis atmosfer akan berbeda pada laga melawan Bhayangkara. Pertandingan yang digelar akhir pekan diyakini bakal menarik lebih banyak penonton.
“Harapan saya, pertandingan melawan Bhayangkara yang digelar saat akhir pekan, bisa ada lebih banyak suporter. Selalu menyenangkan bermain di hadapan banyak penggemar (fans), membuat atmosfer sangat bagus untuk bermain,” ucap Van Gastel.
Dalam dua pertandingan kandang sebelumnya di Super League 2025/2026, jumlah tiket yang terjual tidak mencapai separuh dari kuota sekitar 8.000 penonton. Laga melawan Dewa United dan Persik Kediri masing-masing hanya berhasil menarik penonton kurang dari 50 persen kuota.
Media Officer PSIM Jogja, Irza Triamanda, menjelaskan tiket untuk laga kandang melawan Dewa United pada Rabu (22/10/2025) hanya laku 3.801 lembar. Sementara pertandingan berikutnya menghadapi Persik Kediri pada Jumat (31/10/2025) hanya sedikit lebih baik dengan total 3.823 tiket terjual.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Susilo Nugroho, pemeran Den Baguse Ngarsa, dimakamkan di Krapyak. Seniman Jogja itu dikenang lewat teater, humor Jawa, dan budaya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.
Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo pada Kamis, 1 Oktober 2026.