Jangan Abaikan Ban Gundul, Ancam Keselamatan di Jalan
Ban gundul bukan hanya soal potensi pelanggaran lalu lintas. Kondisi ban yang aus dapat meningkatkan risiko tergelincir, memperpanjang jarak pengereman, hingga
Fabio Di Giannantonio/ Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Fabio Di Giannantonio menegaskan bahwa ia tak memedulikan kritik terkait performanya yang dianggap kalah bersinar dibanding Marc Marquez pada musim MotoGP 2025.
Pembalap asal Italia itu mengungkapkan rasa puas dengan perjalanan kariernya sejauh ini. Baginya, yang terpenting adalah ia telah memberikan segalanya dan menampilkan performa terbaik di setiap balapan.
Pada musim MotoGP 2025, Di Giannantonio memang mendapatkan keistimewaan dengan menunggangi motor Ducati spesifikasi terbaru. Namun, catatan prestasinya tidak setinggi Marc Marquez yang berhasil meraih gelar juara dunia.
Sepanjang musim, Di Giannantonio hanya mampu naik podium sebanyak empat kali tanpa sekalipun merasakan kemenangan. Pencapaian ini berbanding terbalik dengan Marquez yang sukses mendominasi dengan paket motor yang sama.
Meski mendapat banyak sorotan, Di Giannantonio memilih untuk tidak terpengaruh. Ia menegaskan kepuasan atas segala usaha dan hasil yang telah diraihnya pada musim ini.
Di Giannantonio mengakhiri musim 2025 di posisi keenam klasemen dengan total 262 poin. Pencapaian ini ia raih melalui konsistensi dan strategi yang dijalankannya.
"Saya tidak peduli apa kata mereka, saya melakukan bagian saya, saya melakukan yang terbaik, dan itu tidak masalah,” ujar Di Giannantonio, dikutip dari Motosan, Minggu (23/11/2025).
Dengan nada sedikit bercanda, ia menambahkan, “Pertama, saya disarankan untuk meminta bonus tambahan kepada Dall'Igna, saya akan mencobanya dan lihat apa yang terjadi!"
Ia juga membeberkan strategi yang dijalaninya selama balapan. “Sayangnya, di awal, saya langsung melihat bahwa para pembalap terdepan memiliki lebih banyak ban, dan saya harus beralih ke rencana B, yaitu menghemat ban. Kemudian, saya menggunakannya lima lap menjelang akhir.”
Di Giannantonio menutup dengan analisis performa, “Jelas, performa telah berubah dan levelnya telah meningkat tahun ini, dan seperti biasa, saya pikir kami melaju sedikit lebih cepat dibandingkan dua tahun lalu.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ban gundul bukan hanya soal potensi pelanggaran lalu lintas. Kondisi ban yang aus dapat meningkatkan risiko tergelincir, memperpanjang jarak pengereman, hingga
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.
Pakar UGM mengimbau petani menggunakan varietas tahan kekeringan dan komoditas minim air untuk menghadapi El Nino Godzilla.