Mojtaba Khamenei Janji Balas Kematian Ali Khamenei
Mojtaba Khamenei berjanji membalas kematian Ali Khamenei di tengah memanasnya kembali ketegangan antara Iran, AS, dan Israel.
Veda Ega Pratama /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama membawa kepercayaan diri tinggi menjelang balapan Moto3 Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu. Pembalap Honda Team Asia itu tampil sebagai yang tercepat pada sesi Practice sebelum akhirnya mengamankan posisi start ke-13 pada sesi kualifikasi.
Catatan tersebut menjadi sinyal positif bagi Veda yang tengah menjalani musim debut penuh di Kejuaraan Dunia Moto3 dan terus menunjukkan perkembangan sepanjang musim 2026.
Jadi yang Tercepat di Sesi Practice
Berdasarkan laman resmi MotoGP, Sabtu, Veda mencatatkan waktu terbaik 1 menit 25,848 detik pada sesi Practice yang berlangsung Jumat.
Waktu tersebut mengantarkan pembalap berusia 17 tahun itu menjadi yang tercepat sekaligus memastikan tiket langsung ke sesi kualifikasi kedua (Q2).
Pencapaian ini menjadi yang pertama bagi Veda pada musim ini karena untuk pertama kalinya ia mampu menutup sebuah sesi sebagai pembalap tercepat di ajang Kejuaraan Dunia Moto3.
Evaluasi Tim Berbuah Peningkatan Performa
Performa impresif Veda tidak lepas dari evaluasi yang dilakukan bersama Honda Team Asia setelah sesi latihan bebas pertama.
Perubahan setelan motor membuat pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu tampil lebih nyaman dan percaya diri saat kembali mengaspal pada sesi Practice.
Namun, hasil tersebut belum dapat diulang saat kualifikasi. Ketatnya persaingan membuat Veda harus puas menempati posisi ke-13, sehingga akan memulai balapan dari baris kelima.
Peluang Masih Terbuka
Meski tidak start dari barisan depan, kecepatan yang ditunjukkan pada sesi Practice menjadi modal penting untuk menghadapi balapan.
Start yang baik serta kemampuan mempertahankan posisi pada putaran-putaran awal diperkirakan akan menjadi faktor penentu jika Veda ingin bersaing di kelompok depan dan menambah koleksi poin.
Sachsenring Bukan Lintasan Baru bagi Veda
Sirkuit Sachsenring sepanjang 3,67 kilometer bukan tempat yang asing bagi Veda Ega Pratama.
Sebelum tampil di Kejuaraan Dunia Moto3 bersama Honda Team Asia musim ini, ia pernah berlomba di lintasan tersebut saat mengikuti ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup.
Pengalaman itu diharapkan menjadi keuntungan tersendiri ketika menghadapi balapan Grand Prix Jerman.
Incar Hasil Positif Lanjutan
Sepanjang musim debutnya di Moto3, Veda telah menunjukkan performa yang menjanjikan.
Ia sebelumnya berhasil meraih podium pada Grand Prix Brasil serta finis di posisi keempat dalam balapan basah Grand Prix Prancis.
Balapan Moto3 Grand Prix Jerman menjadi kesempatan berikutnya bagi pembalap Indonesia tersebut untuk menambah perolehan poin sekaligus melanjutkan tren positif pada paruh pertama musim 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mojtaba Khamenei berjanji membalas kematian Ali Khamenei di tengah memanasnya kembali ketegangan antara Iran, AS, dan Israel.
Disnakertrans DIY meminta buruh memanfaatkan waktu 50 hari untuk menyiapkan gugatan ke PHI dengan bukti yang lengkap.
Kementerian HAM menilai dugaan penyimpangan dana KIP Kuliah berpotensi mencederai hak atas pendidikan dan meminta hak mahasiswa tetap terlindungi.
Kalurahan Parangtritis mengubah APBKal 2026 untuk membiayai operasional petugas retribusi usai menerima penugasan pengelolaan TPR.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Susunan pemain Argentina vs Swiss di semifinal Piala Dunia 2026. Lionel Messi dan Julian Alvarez menjadi andalan La Albiceleste.