Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Tim anggar DIY. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Tim anggar DIY menembus peringkat ketiga nasional Kejurnas Anggar Palu 2025 setelah menyabet enam medali dalam kejuaraan yang berlangsung pada 15-21 November 2025.
Pelatih Anggar DIY Faidillah Kurniawan memaparkan skuatnya meraih tiga medali emas, satu medali perak dan dua medali perunggu. Kejurnas itu diikuti ratusan atlet dari 15 provinsi di Indonesia.
Sebanyak tiga medali emas direbut Ivana Adelia C di nomor Epee Putri Cadet dan Epee Putri Junior serta Alden Samuel Mahardita di nomor Epee Putra Junior. Untuk medali perak diraih Ramadhanihusayn Abisatyaveda Kurniawan di nomor Foil Putra Pra Cadet.
Raihan perunggu disumbangkan Christover Oktura Surya W di nomor Epee Putra Cadet dan Kinara Rafathiya A di nomor Sabre Putri Junior. Untuk tiga atlet lainnya, yakni Sarah Aulia R (Epee Putri Cadet), Greta Stefani Mahardita (Epee Putri Junior) dan Rakha Nathan (Epee Putra Junior), mampu menembus peringkat lima besar nasional.
“Capaian ini menunjukkan proses pembinaan yang berjalan konsisten serta kesiapan atlet menghadapi kompetisi lebih besar ke depan. Kami bangga dengan pencapaian ini. Anak-anak bisa melihat peta kekuatan level nasional serta bisa berkembang sangat pesat setelah menjalani proses latihan panjang,” ungkapnya, Minggu (23/11/2025).
Berdasarkan data medali resmi panitia, DIY menduduki peringkat ketiga di bawah Banten (22 medali) dan Sumatra Selatan (20 medali). Hasil ini mempertegas posisi DIY sebagai kekuatan baru dalam peta persaingan anggar kelompok usia muda di Indonesia.
Tim anggar DIY berharap momentum positif ini dapat menjadi motivasi untuk menghadapi kalender kompetisi 2026 sekaligus mempersiapkan atlet-atlet yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.