Pameran Dark Garden Terawang Iklim di Masa Depan
Sedikitnya 16 seniman internasional menggelar karya dalam pameran Dark Garden yang mengangkat persepsi mereka terhadap iklim di masa depan.
Tim anggar DIY. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Pengprov Ikasi) DIY menutup 2025 dengan mengirimkan 15 atlet pelajar terbaiknya untuk berkompetisi di Banyuwangi Open Championship Tingkat Pelajar se-Jawa Bali 2025.
Kejuaraan yang menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pencarian bibit atlet berprestasi ini akan berlangsung di Banyuwangi, Jawa Timur, pada 18 hingga 20 Desember 2025.
Kontingen DIY kali ini merupakan gabungan atlet-atlet yang berlatih di klub Fleur de Lotus Fencing Club (FFC) dan Sekata Fencing Club, yang seluruhnya dikoordinasikan Pengprov IKASI DIY dengan didampingi pelatih Faidillah Kurniawan dan M Hanif Fawwaza.
Atlet-atlet itu yakni Ramadhanihusayn Abisatyaveda Kurniawan (SMP Muhammadiyah 1 Godean), Raqeelayasyifa Abiyasauralysta Kurniawan dan Radlinasyauqina Abinarfhashayna Kurniawan (keduanya dari SD Muhammadiyah Ngadiwinatan).
Lalu ada Orianna Agatha Wijayanto (SMP Muhammadiyah 3 Jogja), Nasyira Chironisa Reisha Assyarif (SMPN 5 Jogja) dan Gracia Barbara Margie Soukotta (SMAN 2 Sleman).
Kemudian ada Ken Neswari Gayuh dan Muhammad Aahil Arditya Abraham (keduanya dari SD Mutiara Persada), Kaila Fahira Shava (MAN 3 Sleman), Alden Samuel Mahardita (SMA Budi Utama), Greta Stefani Mahardita (SMPK Kalam Kudus) dan Rakka Nathan Azuranota (SMPN 1 Jogja)
Berikutnya ada Sara Aulia Rifaya (SMP Budi Mulia Dua), ditambah dua atlet lainnya Sultan Althaf Arkana Pasya (SMPN 7 Jogja) dan Aisyaquira Maulida Althaf (SMPN 6 Kota Jogja) yang melengkapi kuota.
Ketua Umum Pengprov Ikasi DIY menuturkan sebanyak 15 atlet DIY berasal dari berbagai jenjang sekolah di DIY. Kejuaraan ini bukan hanya tentang medali tetapi tentang menguji mental, mengasah kemampuan dan membangun persaudaraan.
“Kami [Ikasi DIY] menekankan kepada para atlet ini untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menikmati setiap momen di piste. Keluarga besar Ikasi DIY bangga dan selalu mendukung langkah para atlet,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).
Faidillah Kurniawan menyampaikan target utama tim adalah pembentukan karakter tanding mengingat komposisi 70% dari kontingen merupakan atlet-atlet baru yang minim pengalaman tanding.
Hanif Fawwaza menekankan pentingnya aspek nonteknis seperti kebersamaan dan mentalitas. Keikutsertaan ini diharapkan menjadi modal besar bagi regenerasi atlet dan pengukuhan posisi anggar DIY di tingkat regional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sedikitnya 16 seniman internasional menggelar karya dalam pameran Dark Garden yang mengangkat persepsi mereka terhadap iklim di masa depan.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan Kapolda dan Pangdam bisa dimutasi jika gagal mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.
Polres Bantul menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi Karhutla di tengah ancaman kemarau lebih kering akibat El Nino.
Sebanyak 297 lansia di Kecamatan Magelang Tengah lulus Sekolah Lansia. Program ini membekali peserta agar tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia lanjut.
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.