Polisi Selidiki Keributan di Tegalrejo Jogja, Diduga Penganiayaan
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel. - Harian Jogja/Ariq Fajar
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai kesiapan Stadion Sultan Agung (SSA) untuk laga malam sebagai hal positif, meski menegaskan kondisi lapangan tetap prioritas.
Van Gastel menilai bahwa keberadaan lampu stadion yang memadai adalah kebutuhan dasar bagi sebuah klub sepak bola modern. Namun, ia belum bisa memastikan apakah jadwal laga malam akan memberikan keuntungan khusus bagi timnya, Laskar Mataram.
“Jelas, jika kita harus bermain di malam, kita harus memiliki lampu. Jadi merupakan hal normal kita memiliki lampu,” ujar Van Gastel, Senin (15/12/2025).
Pelatih asal Belanda ini menambahkan bahwa PSIM belum memiliki pengalaman bertanding pada malam hari di SSA. Oleh karena itu, ia memilih untuk tidak berspekulasi mengenai perbedaan atmosfer atau dampaknya terhadap performa skuad PSIM.
“Apakah akan lebih mudah? Saya tidak tahu. Karena kami tidak pernah bermain di malam di Sultan Agung,” jelasnya.
Bagi Van Gastel, waktu pertandingan bukanlah faktor utama. Ia lebih menekankan bahwa kondisi lapangan yang baik jauh lebih penting sebagai penunjang kualitas permainan tim.
“Bagi saya, tidak masalah jika kita bermain di sore hari atau malam. Selama kondisi lapangan baik, itu bagus,” ucap Van Gastel.
Kesiapan SSA untuk menggelar laga malam didukung oleh proses peremajaan sistem pencahayaan yang dilakukan secara menyeluruh oleh Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja. Peremajaan ini meliputi penggantian lampu di setiap tiang stadion serta perawatan pada perangkat pencahayaan yang masih digunakan.
Ketua Panpel PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji, menjelaskan detail peningkatan fasilitas ini. Ia menyebut bahwa puluhan unit lampu baru telah terpasang, dan seluruh sistem pencahayaan telah melalui tahapan pengecekan teknis, termasuk pengukuran intensitas cahaya (lux).
“Ada penggantian 18 titik lampu di setiap tiang. Jadi, total sekitar 72 lampu baru yang dipasang. Selain penggantian, lampu-lampu lainnya juga menjalani perawatan dan pembersihan. Pengukuran lux juga sudah dilakukan,” jelas Wendy.
Berdasarkan hasil pengukuran awal, pencahayaan SSA dinilai telah melampaui ambang batas minimal yang dipersyaratkan. Meskipun terdapat sedikit perbedaan nilai lux di setiap titik, stadion secara keseluruhan telah dinyatakan layak untuk menyelenggarakan pertandingan pada malam hari.
“Masing-masing titik memang memiliki nilai lux yang berbeda, tetapi rata-rata keseluruhan sudah mencukupi untuk digunakan dalam laga malam. Hasil pengukurannya sudah memenuhi standar ILeague. Artinya, PSIM sudah bisa bermain malam di Stadion Sultan Agung,” ungkap Wendy.
Sebagai tindak lanjut, laga kandang PSIM Jogja berikutnya melawan PSBS Biak pada Selasa, 30 Desember 2025, sudah dijadwalkan akan diselenggarakan pada malam hari, tepatnya pukul 19.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.