Saemen Fest 2026 Sold Out, 20.000 Penonton Padati Stadion Kridosono
Saemen Fest 2026 di Jogja mencetak rekor dengan 20.000 penonton. Seluruh tiket habis terjual dan festival dipastikan kembali digelar pada 2027.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Jogja, beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA-Laga kandang PSIM Jogja melawan Dewa United di Stadion Sultan Agung (SSA) yang sedianya digelar malam hari, Rabu (22/10/2025), terpaksa dimajukan ke pukul 15.30 WIB. Penyebabnya, sistem pencahayaan lampu SSA dinyatakan belum memenuhi standar lux untuk pertandingan malam.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, menjelaskan pihaknya masih terus mengupayakan peningkatan kualitas lampu stadion agar dapat digunakan untuk pertandingan malam, termasuk untuk laga-laga penting mendatang.
“Intinya kita masih mengupayakan karena akan ada banyak laga yang akan dimainkan malam. Terutama nanti pas bulan puasa. Nggak mungkin kita bulan puasa main sore,” ujar Razzi saat ditemui di Stadion Mandala Krida Jogja, belum lama ini.
Menurutnya, tingkat pencahayaan (lux) stadion saat ini belum mencukupi untuk pertandingan malam sesuai regulasi liga. Karena itu, laga melawan Dewa United terpaksa digeser ke sore hari.
“Untuk yang lawan Dewa ini belum cukup pokoknya. Jadi kita untuk lawan Dewa kita mainnya sore,” imbuhnya.
Razzi menargetkan perbaikan sistem pencahayaan SSA dapat rampung tahun ini sehingga PSIM dapat menggelar laga malam seperti klub-klub lainnya.
“Insya Allah kita bisa segera secepatnya kita perbaiki. Estimasi tahun ini bisa,” katanya.
PSIM Jogja kini berada di peringkat 3 klasemen dengan nilai 12 poin. Poin tersebut diraih dari 7 kali laga, 3 menang, 3 seri, dan 1 kali kalah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saemen Fest 2026 di Jogja mencetak rekor dengan 20.000 penonton. Seluruh tiket habis terjual dan festival dipastikan kembali digelar pada 2027.
Sebanyak 25.000 Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus-September 2026 dengan dukungan penuh seluruh kementerian dan lembaga.
Prevalensi stunting di Kota Jogja turun menjadi 8,27 persen pada 2026. Kemantren Kotagede masih mencatat angka stunting tertinggi.
Satpol PP Bantul berhasil mengungkap lokasi yang diduga menjadi tempat produksi miras oplosan di Kalurahan Sabdodadi
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
KPK menyita Toyota Alphard milik Bupati Lombok Barat nonaktif Lalu Ahmad Zaini yang diduga diterima dari pihak swasta terkait proyek di PT Air Minum Giri Menang