Mau ke Taiwan? Tarif Visa WNI Resmi Naik per 1 Agustus
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8/2025). (MotoGP)
Harianjogja.com, JOGJA — Meski telah berusia 32 tahun dan berstatus pembalap senior, Marc Marquez menegaskan tekadnya untuk terus bersaing di level tertinggi MotoGP. Untuk musim depan, ia dipastikan akan menuntaskan kontraknya bersama tim pabrikan Ducati Lenovo. Namun, masa depannya setelah itu masih menjadi teka-teki.
Meski demikian, pembalap asal Spanyol berjuluk The Baby Alien ini menegaskan bahwa ambisinya tidak akan berubah selama ia masih aktif membalap. “Sulit untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi jika saya masih balapan, ambisinya akan selalu sama,” ujar Marquez, dikutip dari Crash, Jumat (19/12/2025).
Marquez menjelaskan bahwa komitmen untuk terus berkembang adalah prinsip yang ia pegang teguh sepanjang kariernya. Baginya, mentalitas juara menuntut konsistensi yang luar biasa, bahkan saat berada di luar lintasan.
“Saya selalu percaya bahwa selama 365 hari dalam setahun, Anda bangun dan tidur dengan memikirkan bagaimana cara untuk berkembang,” katanya.
Ia mengakui pentingnya waktu istirahat, tetapi bukan untuk mengendurkan tekad. Istirahat justru ia anggap sebagai bagian dari persiapan untuk kembali tampil maksimal. “Tentu saja, ada hari-hari ketika Anda beristirahat dan itu juga baik untuk pikiran, tetapi istirahat juga berkaitan dengan bagaimana Anda bisa tampil lebih baik setelahnya,” ucap Marquez.
Fokus Gelar Juara Dunia pada Musim 2026
Marquez menegaskan bahwa selama masih berlaga di MotoGP, targetnya tunggal: memberikan performa terbaik tanpa kompromi. Ia tidak ingin sekadar menjadi pelengkap di lintasan balap.
“Jika saya masih balapan, itu adalah untuk memberikan seratus persen, dengan ambisi yang sama, itulah yang akan saya tuju,” tegasnya.
Fokus terdekatnya kini tertuju pada musim 2026. “Bab berikutnya adalah tahun depan, 2026, dan saat itulah kami akan mencoba untuk kembali berjuang meraih satu gelar juara dunia lagi,” ujar Marquez.
Mengejar Rekor Legenda: Agostini dan Rossi
Pencapaian pada musim mendatang juga akan menjadi bagian dari upayanya mengejar rekor para legenda balap motor dunia. Saat ini, Marquez berada di ambang sejarah besar:
Marquez membutuhkan satu gelar lagi untuk menyamai rekor delapan gelar juara dunia milik Giacomo Agostini di kelas utama.
Marquez terpaut 15 kemenangan lagi untuk menyamai rekor kemenangan terbanyak milik Valentino Rossi di kelas premier.
Dengan performa yang stabil bersama Ducati, banyak pihak memprediksi Marquez masih memiliki peluang besar untuk mempertajam catatan sejarahnya sebelum memutuskan pensiun dari dunia balap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.
Pakar UGM mengimbau petani menggunakan varietas tahan kekeringan dan komoditas minim air untuk menghadapi El Nino Godzilla.