Malioboro Run, Penumpang Kereta Stasiun Tugu Yogyakarta Diminta Datang Lebih Awal
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Legenda Nottingham Forest, John Robertson meninggal dunia di usia 72 tahun pada Jumat (26/12/2025). Nottinghamforest.co.uk
Harianjogja.com, JAKARTA— Dunia sepak bola Inggris berduka. Legenda Nottingham Forest asal Skotlandia, John Robertson, meninggal dunia pada usia 72 tahun. Sosok yang dikenal sebagai sayap kiri ikonik itu merupakan bagian tak terpisahkan dari masa keemasan Forest pada akhir 1970-an.
Kabar wafatnya Robertson dikonfirmasi langsung oleh Nottingham Forest melalui pernyataan resmi klub pada Kamis waktu setempat. Forest menyebut kepergian Robertson sebagai kehilangan besar, tidak hanya bagi klub, tetapi juga bagi keluarga besar sepak bola Inggris.
“Dengan kesedihan mendalam, kami mengumumkan meninggalnya legenda Nottingham Forest dan sahabat kami, John Robertson,” tulis Forest dalam pernyataan resminya. Klub tidak mengungkapkan penyebab meninggalnya sang legenda.
Nama John Robertson tercatat abadi dalam sejarah Nottingham Forest. Di bawah kepemimpinan pelatih legendaris Brian Clough, Robertson memainkan peran krusial saat Forest menjuarai Piala Eropa secara beruntun pada 1979 dan 1980, sebuah prestasi luar biasa yang hingga kini masih dikenang.
Pada final Piala Eropa 1979 di Munich, Robertson menjadi aktor kunci kemenangan Forest. Umpan silangnya sukses diselesaikan Trevor Francis menjadi gol tunggal yang menaklukkan klub Swedia, Malmo. Kemenangan tersebut mengantarkan Forest meraih gelar Piala Eropa pertama dalam sejarah klub.
Setahun kemudian, kontribusi Robertson kembali menentukan. Pada final Piala Eropa 1980 di Madrid, ia mencetak gol penentu kemenangan 1-0 atas Hamburg, sekaligus memastikan Forest mempertahankan gelar juara Eropa.
Di level internasional, Robertson mencatatkan 28 penampilan bersama Timnas Skotlandia dalam rentang lima tahun. Ia juga menjadi bagian dari skuad Skotlandia yang tampil di Piala Dunia 1982.
Sepanjang karier profesionalnya, Robertson dikenal sebagai simbol loyalitas Nottingham Forest. Ia memulai dan menutup perjalanan sepak bolanya bersama klub East Midlands tersebut, meski sempat membela rival lokal, Derby County.
Dedikasi, loyalitas, dan kontribusi besarnya membuat John Robertson dikenang sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah Nottingham Forest. Klub pun menyampaikan penghormatan terakhir yang menyentuh hati.
“Meski hati kami hancur, kami akan selalu bersyukur atas tahun-tahun yang kami lalui bersamanya dan kenangan indah yang telah diciptakan. Ia akan selalu kami rindukan dan cintai,” tulis Forest dalam pesan perpisahan mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai calon legenda sepak bola setelah Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi lahan perkotaan, pekarangan, dan aset pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.
Event di Jogja dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi UMKM, pekerja seni, dan pelaku usaha kreatif.