Celah Keamanan YellowKey Bisa Bobol Enkripsi BitLocker Windows 11
YellowKey ditemukan mampu membobol enkripsi BitLocker di Windows 11 tanpa kata sandi. Peneliti menduga adanya backdoor yang sengaja ditanamkan Microsoft.
Alex Rins/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Keputusan Yamaha beralih ke mesin V4 dinilai Alex Rins sebagai respons realistis atas keterbatasan pengembangan mesin inline-four di MotoGP modern.
Pembalap Monster Energy Yamaha ini pun memberikan dukungan penuh terhadap keputusan ekstrem timnya untuk meninggalkan mesin legendaris inline-four (empat silinder segaris).
Langkah ini diambil setelah musim 2025 menjadi periode yang cukup berat bagi pabrikan berlogo garpu tala tersebut. Yamaha terpuruk di posisi buncit klasemen konstruktor dengan hanya mengantongi 247 poin.
Di klasemen pembalap, hanya Fabio Quartararo yang mampu menembus sepuluh besar (posisi 9), sementara Rins, Jack Miller, dan Miguel Oliveira masih kesulitan bersaing di barisan depan.
Menurut Rins, mesin inline-four yang selama ini menjadi identitas Yamaha telah mencapai titik jenuh pengembangan. Di saat rival seperti Ducati dan Aprilia terus melesat dengan konfigurasi V4, Yamaha merasa tidak lagi bisa mengekstrak tenaga dan efisiensi lebih jauh dari desain mesin lama.
"Yamaha telah mencoba banyak hal. Mungkin mereka telah mencapai batasnya. Mereka tidak dapat mencapai peningkatan lebih lanjut dengan mesin lama," jelas Rins sebagaimana dikutip dari Speedweek, Jumat (2/1/2026).
Peralihan ke V4 diharapkan dapat memberikan keunggulan pada aspek:
- Top Speed: Karakteristik V4 yang lebih kompak memungkinkan output tenaga yang lebih besar di lintasan lurus.
- Sentralisasi Massa: Membantu keseimbangan motor saat memasuki tikungan tajam.
- Aerodinamika: Mesin yang lebih ramping memungkinkan desain fairing yang lebih aerodinamis untuk mengurangi hambatan udara.
Menariknya, Alex Rins mengungkapkan bahwa keempat pembalap Yamaha musim ini memiliki kesamaan pandangan mengenai performa motor. Hal ini sangat menguntungkan tim teknis dalam memetakan masalah dan mempercepat pengembangan mesin V4.
"Sangat membantu bahwa keempat pembalap mengeluhkan hal yang sama. Ini memungkinkan kami memberikan petunjuk yang sangat spesifik tentang apa yang perlu diperbaiki," tandas pembalap asal Spanyol tersebut.
Meskipun fokus utama dialihkan ke proyek V4, Yamaha tetap berkomitmen melakukan penyempurnaan pada perangkat elektronik dan sasis sepanjang musim 2026 agar tetap kompetitif sebelum mesin baru benar-benar siap dipacu secara penuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
YellowKey ditemukan mampu membobol enkripsi BitLocker di Windows 11 tanpa kata sandi. Peneliti menduga adanya backdoor yang sengaja ditanamkan Microsoft.
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou