Mengenal 15 Mei Sebagai Hari Keluarga Internasional
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Logo Serie A Italia./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Laga sarat gengsi akan tersaji pada pekan ke-21 Serie A 2025/2026 ketika Lazio menjamu Como di Stadio Olimpico, Roma, Rabu (20/1/2026) pukul 02.45 WIB. Pertemuan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengusung filosofi permainan berbasis penguasaan bola dengan intensitas tinggi.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, menilai duel kontra Lazio berpotensi menghadirkan tontonan berkualitas tinggi. Menurut dia, kedua tim memiliki pendekatan taktik yang serupa di bawah arahan Maurizio Sarri, yakni permainan proaktif dengan skema dasar 4-3-3 yang menekankan dominasi bola dan agresivitas menyerang.
Fabregas bahkan menggambarkan gaya bermain Lazio dan Como seperti “pinang dibelah dua”. Ia menyebut filosofi possession football yang diterapkan kedua tim membuat laga ini layak dinanti, terlebih Como saat ini tampil sebagai tim kejutan yang sedang memburu tiket kompetisi Eropa.
Inspirasi permainan Fabregas yang dipengaruhi Pep Guardiola terlihat dari pressing ketat, kepadatan pemain di lini tengah, serta sirkulasi bola cepat. Pendekatan tersebut dinilai memiliki kemiripan dengan gaya Sarri yang selama ini diterapkan di Lazio, sehingga benturan dua filosofi ini diprediksi menciptakan duel taktik yang atraktif.
Secara klasemen, Como justru berada di atas Lazio. Tim promosi tersebut menempati peringkat keenam dengan koleksi 34 poin dari 20 pertandingan, hasil dari sembilan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan empat kekalahan. Como bahkan unggul enam poin atas Lazio yang kini berada di posisi kesembilan dengan raihan 28 poin dari tujuh kemenangan, tujuh imbang, dan enam kekalahan.
Performa tandang Como menjadi salah satu kekuatan utama mereka musim ini, dengan catatan empat kemenangan di laga luar kandang. Di sisi lain, Lazio mengandalkan kekuatan di Stadio Olimpico setelah mencatatkan empat kemenangan kandang sepanjang musim Serie A 2025/2026.
Dari catatan pertemuan langsung, Lazio sedikit lebih unggul dengan satu kemenangan dari tiga laga terakhir melawan Como. Pada musim lalu, Lazio bahkan mampu menaklukkan Como dengan skor telak 5-1.
Rekor pribadi kedua pelatih juga mencerminkan persaingan yang relatif seimbang. Fabregas mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan saat menghadapi Lazio, sementara Maurizio Sarri memiliki catatan satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan ketika timnya berjumpa Como.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga tiket Piala Dunia 2026 mulai turun di pasar resale setelah penjualan melambat dan kursi stadion belum penuh.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.