Mantan Mendag RI Muhammad Lutfi Duga GIC dan Temasek Tekan MSCI, Ini Faktanya
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
Logo Serie A Italia./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Laga sarat gengsi akan tersaji pada pekan ke-21 Serie A 2025/2026 ketika Lazio menjamu Como di Stadio Olimpico, Roma, Rabu (20/1/2026) pukul 02.45 WIB. Pertemuan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengusung filosofi permainan berbasis penguasaan bola dengan intensitas tinggi.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, menilai duel kontra Lazio berpotensi menghadirkan tontonan berkualitas tinggi. Menurut dia, kedua tim memiliki pendekatan taktik yang serupa di bawah arahan Maurizio Sarri, yakni permainan proaktif dengan skema dasar 4-3-3 yang menekankan dominasi bola dan agresivitas menyerang.
Fabregas bahkan menggambarkan gaya bermain Lazio dan Como seperti “pinang dibelah dua”. Ia menyebut filosofi possession football yang diterapkan kedua tim membuat laga ini layak dinanti, terlebih Como saat ini tampil sebagai tim kejutan yang sedang memburu tiket kompetisi Eropa.
Inspirasi permainan Fabregas yang dipengaruhi Pep Guardiola terlihat dari pressing ketat, kepadatan pemain di lini tengah, serta sirkulasi bola cepat. Pendekatan tersebut dinilai memiliki kemiripan dengan gaya Sarri yang selama ini diterapkan di Lazio, sehingga benturan dua filosofi ini diprediksi menciptakan duel taktik yang atraktif.
Secara klasemen, Como justru berada di atas Lazio. Tim promosi tersebut menempati peringkat keenam dengan koleksi 34 poin dari 20 pertandingan, hasil dari sembilan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan empat kekalahan. Como bahkan unggul enam poin atas Lazio yang kini berada di posisi kesembilan dengan raihan 28 poin dari tujuh kemenangan, tujuh imbang, dan enam kekalahan.
Performa tandang Como menjadi salah satu kekuatan utama mereka musim ini, dengan catatan empat kemenangan di laga luar kandang. Di sisi lain, Lazio mengandalkan kekuatan di Stadio Olimpico setelah mencatatkan empat kemenangan kandang sepanjang musim Serie A 2025/2026.
Dari catatan pertemuan langsung, Lazio sedikit lebih unggul dengan satu kemenangan dari tiga laga terakhir melawan Como. Pada musim lalu, Lazio bahkan mampu menaklukkan Como dengan skor telak 5-1.
Rekor pribadi kedua pelatih juga mencerminkan persaingan yang relatif seimbang. Fabregas mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan saat menghadapi Lazio, sementara Maurizio Sarri memiliki catatan satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan ketika timnya berjumpa Como.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
Bulog menyalurkan bantuan beras untuk Oktober-Desember 2026 di Potorono, Bantul. Sebanyak 700 keluarga menerima total 30 kilogram beras.
Loker Solo terbaru 2026 tersedia di Job Fair gratis GSI Youth Fest pada 8 November. Ada 1.000 lowongan dari 10 perusahaan.
Bulog menambah 150.000 ton jagung SPHP dengan harga Rp5.000/kg di gudang untuk membantu peternak mikro menekan biaya pakan.
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Kejagung dan Polri mengusut sejumlah kasus besar, mulai dari korupsi hingga kriminal.
Sebanyak 12 dari 16 KKMP di Kota Jogja telah beroperasi meski belum memiliki gerai permanen. Keterbatasan lahan dan modal masih menjadi kendala.