Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Logo Piala Asia 2023 - ist/Piala Asia
Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia bersaing dengan Australia, Korea Selatan, dan India dalam perebutan status tuan rumah Piala Asia 2031.
Hal ini terungkap setelah Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengumumkan daftar negara kandidat pada Rabu (4/2/2026).
Federasi sepak bola Indonesia menjadi salah satu dari sembilan peminat yang telah menyelesaikan proses bidding penyelenggaraan turnamen paling bergengsi di Asia tersebut.
Pengumuman AFC menandai berakhirnya tahapan penawaran yang sejatinya telah ditutup sejak tahun lalu. Namun, peta persaingan baru diumumkan secara terbuka pada awal Februari 2026.
Selain Indonesia, negara lain yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031 adalah Australia, India, Korea Selatan, dan Kuwait. AFC juga mencatat adanya pengajuan bersama dari tiga negara Asia Tengah, yakni Kirgistan, Tajikistan, dan Uzbekistan, yang memilih maju sebagai tuan rumah kolaboratif.
Dalam pengumuman yang sama, AFC memastikan Uni Emirat Arab menarik diri dari proses bidding Piala Asia 2031. Mundurnya negara Timur Tengah tersebut membuat persaingan semakin terbuka, termasuk bagi Indonesia yang tengah gencar meningkatkan kualitas infrastruktur sepak bola nasional.
Tak hanya edisi 2031, AFC juga menyampaikan bahwa minat awal untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2035 telah datang dari empat negara, yaitu Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Kuwait. Tingginya minat tersebut menegaskan bahwa status tuan rumah Piala Asia memiliki nilai strategis bagi citra olahraga dan diplomasi internasional suatu negara.
Indonesia sendiri bukan nama baru dalam penyelenggaraan Piala Asia. Pada edisi 2007, Indonesia pernah menjadi tuan rumah bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Saat itu, Indonesia menggelar pertandingan Grup D yang diikuti tim nasional Indonesia, Bahrain, Arab Saudi, dan Korea Selatan.
Sejumlah laga penting juga berlangsung di Tanah Air, termasuk partai final Piala Asia 2007 antara Irak melawan Arab Saudi yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal utama Indonesia dalam proses seleksi kali ini. Ditambah dengan rekam jejak sukses menjadi tuan rumah berbagai agenda internasional, seperti KTT G20 serta peningkatan kualitas stadion dan fasilitas pendukung olahraga, Indonesia dinilai memiliki daya saing kuat dalam proses evaluasi AFC.
Tahapan penilaian dan seleksi tuan rumah Piala Asia 2031 oleh AFC diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan sebelum keputusan final resmi diumumkan kepada publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.