Update Harga Emas Antam, UBS, Galeri 24 Terbaru Hari Ini
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini bervariasi. Simak daftar lengkap harga dan buyback terbaru.
Pemain Timnas futsal Iran Behrooz Azimihematabadi (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas futsal Irak pada semifinal AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Timnas futsal Iran melaju ke final setelah menang 4-2 atas Irak. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.
Harianjogja.com, JAKARTA— Final Piala Asia Futsal 2026 antara timnas futsal Iran melawan tuan rumah Indonesia diprediksi bakal berlangsung sengit dan penuh atmosfer panas. Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, menilai duel puncak ini akan menghadirkan tontonan menarik karena mempertemukan tim berpengalaman dengan kekuatan baru yang tengah naik daun.
Laga final dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026) pukul 19.00 WIB. Iran memastikan tiket ke partai puncak usai menundukkan Irak dengan skor 4-2, sementara Indonesia tampil impresif dengan mengalahkan Jepang 5-3 di semifinal.
Shamsaee menyebut dukungan penuh suporter tuan rumah serta motivasi tinggi skuad Indonesia menjadi faktor yang membuat pertandingan tak bisa diprediksi.
“Saya yakin pertandingan besok akan sangat menarik. Suporter Indonesia sangat bergairah, dan kami menghadapi tim yang untuk pertama kalinya masuk final dengan semangat luar biasa,” ujar Shamsaee dalam konferensi pers pra-pertandingan di Indonesia Arena, Jumat.
Meski Iran dikenal sebagai kekuatan dominan futsal Asia dengan koleksi 13 gelar juara dan catatan tampil di final sebanyak 16 kali, Shamsaee menegaskan timnya tak akan meremehkan Indonesia.
Menurutnya, status sebagai raja futsal Asia tidak menjamin kemenangan di laga penentuan. Ia mengingatkan bahwa kejutan bisa terjadi kapan saja, seperti yang dialami Jepang saat disingkirkan Indonesia di semifinal.
“Di atas kertas Jepang tentu favorit, tapi kenyataannya Indonesia bisa menembus final. Itu bukti bahwa di lapangan segalanya bisa berubah,” kata pelatih yang dijuluki sebagai “Ali Daei-nya futsal Iran” tersebut.
Shamsaee juga menegaskan bahwa sejarah panjang prestasi Iran hanyalah catatan masa lalu. Fokus utama kini adalah menghadapi laga final dengan penuh respek dan sportivitas.
“Trofi kami memang banyak, tapi itu sudah lewat. Besok adalah pertandingan baru. Kami menghormati Indonesia dan ingin bertanding secara adil. Siapa yang paling pantas, dialah yang akan keluar sebagai juara,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini bervariasi. Simak daftar lengkap harga dan buyback terbaru.
Prabowo menegaskan kampus harus menjaga kebebasan akademik serta memperkuat riset dan sains demi menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Said Iqbal menegaskan PHK industri tidak hanya dipicu harga gas, tetapi juga konflik global, daya beli melemah, dan relokasi investasi.
Gus Salam menyatakan maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dengan membawa misi rekonsiliasi organisasi menjelang Muktamar NU 2026.
Cara membuat layang-layang tradisional dari bambu dan kertas lengkap dengan bahan, langkah pembuatan, serta tips agar mudah terbang dan stabil.
Brajamusti Kulonprogo melakukan rebranding di usia delapan tahun dengan mengusung semangat suporter PSIM Jogja yang damai, dewasa, dan kondusif.