Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Ilustrasi tenis lapangan
Harianjogja.com, JOGJA—Langkah petenis Indonesia Janice Tjen di sektor ganda putri ajang BNP Paribas Open 2026 harus terhenti di babak 16 besar. Berpasangan dengan Chan Hao-ching, Janice kalah dari pasangan unggulan ketujuh Nicole Melichar-Martinez dan Cristina Bucșa dalam pertandingan sengit di Indian Wells Tennis Garden, Senin (9/3/2026).
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal hingga akhir. Janice dan Chan harus mengakui keunggulan lawan setelah melalui duel tiga set yang penuh tekanan.
Hasil ini sekaligus mengakhiri perjalanan Janice di turnamen kategori WTA 1000 tersebut. Sebelumnya, pasangan Janice/Chan tampil impresif dengan menyingkirkan duet Andreja Klepac dan Katarzyna Piter pada babak sebelumnya.
Sejak set pertama, kedua pasangan menunjukkan permainan agresif dengan mengandalkan serangan di area net dan reli panjang dari baseline.
Set pertama berlangsung sangat ketat. Janice dan Chan mampu menjaga performa servis dengan baik, bahkan mencatatkan persentase first serve sekitar 70 persen. Namun pasangan Melichar-Martinez/Bucșa tampil lebih tenang saat memasuki tiebreak dan akhirnya merebut set pembuka dengan skor 7–6.
Memasuki set kedua, tekanan mulai meningkat bagi pasangan Janice/Chan. Beberapa kesalahan, termasuk double fault, memberi kesempatan bagi lawan untuk mengambil kendali permainan. Pasangan unggulan ketujuh tersebut kemudian menutup set kedua dengan skor 6–4.
Pada set penentuan yang dimainkan melalui super tiebreak, Janice dan Chan sempat memberikan perlawanan sengit. Mereka bahkan berhasil menggagalkan sejumlah peluang break point lawan. Meski demikian, efisiensi Melichar-Martinez/Bucșa dalam memanfaatkan momen penting membuat mereka mampu mengunci kemenangan dengan skor 10–5.
Statistik Pertandingan
Secara statistik, pertandingan ini berlangsung sangat seimbang.
Pasangan Melichar-Martinez/Bucșa mencatatkan total 75 poin sepanjang pertandingan. Sementara Janice dan Chan hanya terpaut tipis dengan 73 poin.
Selisih dua poin tersebut menjadi penentu kemenangan dalam duel yang berlangsung sekitar dua jam tersebut.
Capaian Positif bagi Janice
Meski harus tersingkir di babak 16 besar, penampilan Janice Tjen tetap mendapat apresiasi.
Mampu menembus babak tersebut di turnamen Indian Wells—yang kerap dijuluki “The Fifth Grand Slam”—menjadi capaian penting bagi petenis muda Indonesia itu.
Pengalaman menghadapi pasangan spesialis ganda papan atas dunia juga dinilai akan menjadi modal berharga bagi Janice untuk meningkatkan kualitas permainan serta kematangan mentalnya di turnamen-turnamen berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
KPK menemukan sejumlah ATM dan rekening yang diduga digunakan untuk menampung setoran di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.