Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Janice Tjen/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Petenis Indonesia Janice Tjen mendapat kesempatan berduet dengan salah satu legenda tenis dunia, Venus Williams, di Guangzhou Open 2026. Keduanya akan tampil pada nomor ganda putri dalam turnamen WTA 250 yang berlangsung di Tiongkok pada 26 Oktober hingga 1 November 2026.
Kolaborasi tersebut menjadi pasangan baru bagi Janice di tengah catatan positifnya pada nomor ganda sepanjang 2026. Sementara bagi Venus Williams, Guangzhou Open menjadi penanda kembalinya dirinya ke kompetisi di Asia setelah terakhir tampil di Tianjin pada 2019.
WTA mengumumkan Venus memperoleh wild card untuk nomor tunggal dan ganda putri Guangzhou Open. Dalam nomor ganda, petenis Amerika Serikat itu akan bermain bersama Janice Tjen.
“Pengoleksi tujuh gelar juara Grand Slam itu (Venus) akan berkompetisi di Asia untuk pertama kalinya sejak Tianjin pada 2019. Dia akan bertanding dalam ganda putri bersama petenis Indonesia, Janice Tjen,” tulis WTA dalam laman resminya, Selasa (29/9).
Pertemuan Janice dan Venus sebagai pasangan ganda akan menjadi kolaborasi perdana keduanya. Janice sendiri bukan nama baru di persaingan ganda WTA karena telah mengoleksi sejumlah gelar bersama beberapa pasangan berbeda.
Catatan resmi WTA menunjukkan Janice memiliki tiga gelar ganda WTA. Salah satunya diraih pada Guangzhou Open 2025 ketika dia menjadi juara bersama Katarzyna Piter, sehingga turnamen tahun ini memiliki konteks tersendiri bagi petenis kelahiran Jakarta tersebut.
Pada 2026, Janice juga meraih gelar ganda di Hobart bersama Piter. Dia kemudian menambah gelar WTA 125 Birmingham bersama Alicia Barnett/Gibson sesuai catatan WTA, memperlihatkan aktivitasnya yang konsisten di sektor ganda.
Di level Grand Slam, catatan WTA mencatat Janice mencapai babak 16 besar ganda putri AS Terbuka 2026. Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian pentingnya pada nomor ganda tahun ini.
Janice juga tercatat memiliki peringkat ganda dunia di kisaran 40 besar WTA pada akhir September 2026. Catatan tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang dibawa Janice sebelum berduet dengan Venus di Guangzhou.
Bagi Venus Williams, Guangzhou Open 2026 mempunyai arti khusus karena menjadi penampilan pertamanya di kawasan Asia sejak mengikuti Tianjin Open pada 2019. Venus kini berusia 46 tahun dan masih tampil di WTA Tour melalui sejumlah wild card.
Venus merupakan pemilik tujuh gelar Grand Slam tunggal. Pada Guangzhou Open mendatang, dia akan mendapatkan wild card untuk nomor tunggal sekaligus ganda putri.
Sebelum menuju Guangzhou, Venus terakhir tampil pada AS Terbuka 2026. Dia mengikuti nomor tunggal dan ganda, dengan sektor ganda kembali mempertemukannya dengan sang adik, Serena Williams. Keduanya tersingkir pada putaran pertama.
Venus dan Serena sebelumnya juga kembali berpasangan di Cincinnati. Pada turnamen tersebut, mereka kalah pada putaran pertama dari Marta Kostyuk dan Peyton Stearns. Pertandingan di Cincinnati menjadi penampilan pertama keduanya bersama sejak AS Terbuka 2022.
Kolaborasi Janice dan Venus juga memiliki kaitan dengan Leylah Fernandez. Petenis Kanada tersebut sebelumnya pernah menjadi pasangan Venus pada AS Terbuka 2025 dan keduanya melaju hingga perempat final.
Venus dan Fernandez kemudian kembali berpasangan pada Miami Open 2026. Namun, perjalanan mereka di turnamen tersebut berakhir pada putaran pertama.
Sementara itu, Janice sebelumnya tampil bersama Fernandez di AS Terbuka 2026. Duet Janice dan Fernandez mampu mencapai babak 16 besar, sehingga hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian ganda Janice di Grand Slam tahun ini.
Dengan demikian, Guangzhou Open akan mempertemukan dua nama yang sebelumnya memiliki hubungan pasangan berbeda dengan Fernandez. Kali ini, Janice dan Venus akan berbagi lapangan sebagai satu tim untuk pertama kalinya.
Guangzhou Open 2026 merupakan turnamen WTA 250 yang dimainkan di lapangan keras luar ruangan. Ajang tersebut berlangsung di Nansha International Tennis Center, Guangzhou, pada 26 Oktober hingga 1 November 2026.
Turnamen ini memiliki undian 32 pemain untuk nomor tunggal dan 16 pasangan untuk nomor ganda. Final ganda dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 1 November, sedangkan final tunggal digelar pada hari yang sama.
Bagi Janice, tampil bersama Venus memberikan pasangan baru dalam perjalanan musim 2026. Sementara Venus akan menggunakan kesempatan tersebut untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi WTA di Asia setelah jeda penampilan di kawasan tersebut sejak 2019.
Pertandingan Guangzhou Open juga menjadi bagian dari rangkaian Asian Swing WTA 2026. Turnamen di Guangzhou dijadwalkan menjadi salah satu agenda pada pekan 26 Oktober hingga 1 November sebelum rangkaian kompetisi menuju akhir musim berlanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Memorabilia Agnez Mo berupa dua wardrobe dari musik dan akting kini dipajang permanen di Hard Rock Hollywood, Los Angeles.
Klasemen Asian Games 2026 menempatkan Indonesia di posisi 15 dengan tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.