BGN Buka Skema Shifting Relawan SPPG, Ini Jumlah Acuannya
BGN menegaskan relawan MBG tidak wajib dikurangi. Pengaturan tenaga SPPG tetap memperhatikan biaya operasional Rp3.000 per orang.
Skuad timnas putri Indonesia berpose sebelum memainkan pertandingan melawan Singapura pada lanjutan Grup A sepak bola putri SEA Games 2025 Thailand di Stadion Chonburi, Minggu (7/12/2025). Laga ini berakhir dengan kemenangan Indonesia dengan skor 3-1. (ANTARA/HO-PSSI)
Harianjogja.com, JAKARTA — Timnas Putri Indonesia harus menelan kekalahan telak 1-7 dari Timnas Putri RD Kongo pada laga perdana FIFA Series Women 2026 di Stadion Dragon Solar Park, Minggu (12/4/2026).
Meski sempat unggul lebih dulu, Garuda Pertiwi tak mampu membendung dominasi lawan sepanjang pertandingan.
Unggul Cepat Lewat Penalti Claudia
Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-7 melalui penalti Claudia Scheunemann.
Hadiah penalti diberikan setelah Claudia dilanggar di kotak terlarang dan dipastikan lewat tinjauan VAR. Eksekusi kerasnya tak mampu dihentikan kiper RD Kongo, Khonde Ruth.
Setelah tertinggal, RD Kongo tampil dominan dan menyamakan kedudukan pada menit ke-23 lewat sundulan Kanjinga Merveille.
Enam menit kemudian, Mawete Flavine membawa timnya berbalik unggul melalui skema sepak pojok.
Menjelang turun minum, RD Kongo menambah keunggulan lewat sepakan Kasaj Mariene pada menit 45+6.
Situasi semakin sulit bagi Indonesia setelah Safira Ika diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras sebagai pemain terakhir.
Babak Kedua Makin Berat
Bermain dengan 10 orang, Indonesia kesulitan mengimbangi permainan lawan.
RD Kongo menambah empat gol di babak kedua masing-masing melalui Massombo Olga (52’), gol kedua Kanjinga (59’), gol kedua Mawete (72’), dan Feza Jeannette (82’).
Skor akhir 7-1 menutup pertandingan dengan dominasi penuh tim Afrika tersebut.
Hasil ini membuat Indonesia harus turun ke laga perebutan tempat ketiga.
Pasukan asuhan Satoru Mochizuki akan menghadapi tim yang kalah dari duel Timnas Putri Thailand melawan Timnas Putri Kaledonia Baru pada Rabu (15/4).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN menegaskan relawan MBG tidak wajib dikurangi. Pengaturan tenaga SPPG tetap memperhatikan biaya operasional Rp3.000 per orang.
Pemkab Gunungkidul menambah Rp5,5 miliar untuk iuran BPJS Kesehatan setelah mereaktivasi 35.413 peserta yang kepesertaannya dibekukan.
Bulog Kanwil Yogyakarta memperkuat penyaluran jagung SPHP dan penyerapan telur untuk membantu peternak ayam petelur skala mikro.
Pesawat Hercules C-130 Australia mulai melakukan water bombing di Samarinda. Sementara itu, Barito Selatan memperpanjang tanggap darurat karhutla.
Pemprov Jateng melibatkan kader posyandu untuk mempercepat registrasi Perlinsos Digital. Saat ini, sekitar 2 juta KK telah terdaftar.
Dishub Kota Jogja memetakan 10 ruas jalan rawan kecelakaan saat musim hujan dan menyiapkan pemantauan serta penanganan gangguan lalu lintas.