Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Ilustrasi atlet padel Jogja berfoto bersama beberapa waktu lalu.ist
Harianjogja.com, JOGJA — Untuk pertama kalinya, Jogja akan menjadi tuan rumah turnamen padel bertaraf internasional melalui ajang FIP Bronze Jogja 2026 yang digelar pada 18–24 Mei 2026.
Kompetisi ini akan berlangsung di Wii Social Hub dan menjadi tonggak penting perkembangan olahraga padel di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maupun Indonesia.
Jogja Lolos Seleksi Ketat
Ketua Umum PBPI DIY, R.M. Gusthilantika Marrel Suryokusumo, mengungkapkan bahwa penunjukan Jogja sebagai tuan rumah melalui proses seleksi ketat dari International Padel Federation (FIP).
Dari sekitar 15 provinsi yang mengajukan diri, DIY berhasil masuk dalam 3–4 slot penyelenggaraan yang diberikan untuk Indonesia.
“Jogja dinilai siap sebagai kota pariwisata yang terbiasa dengan event internasional, sekaligus mampu memadukan budaya lokal dengan kompetisi global,” ujarnya.
Menurut Marrel, keberhasilan ini tidak lepas dari peran PBPI Pusat yang dipimpin Galih Kartasasmita.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai turnamen nasional rutin digelar dan menjadi fondasi bagi perkembangan padel di Tanah Air.
“Event nasional yang konsisten sejak 2024 hingga 2026 menjadi jenjang penting bagi atlet, dari level lokal hingga akhirnya bisa menembus level internasional,” jelasnya.
Hadirkan Atlet Dunia ke Jogja
Turnamen ini akan diikuti atlet dari berbagai negara, seperti Spanyol, Argentina, serta sejumlah negara di Eropa dan Asia.
Kehadiran pemain internasional diharapkan mampu meningkatkan kualitas atlet lokal melalui pengalaman bertanding langsung.
“Sekarang tidak perlu ke luar negeri untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional. Jogja sudah bisa menghadirkan itu,” katanya.
Dorong Sport Tourism
Selain berdampak pada olahraga, ajang ini juga diproyeksikan mendorong sektor pariwisata. Konsep sport tourism dinilai mampu menggerakkan ekonomi daerah.
Kedatangan atlet dan wisatawan mancanegara diyakini akan berdampak pada sektor perhotelan, kuliner, hingga UMKM di Yogyakarta.
“Padel bisa menjadi pintu masuk baru untuk memperkenalkan Jogja ke dunia,” ujar Marrel.
Dalam dua tahun terakhir, perkembangan padel di Jogja tergolong pesat. Jumlah lapangan meningkat dari sekitar 5–10 menjadi proyeksi hingga 40 lapangan pada pertengahan 2026.
PBPI DIY juga membuka akses luas bagi masyarakat untuk mencoba olahraga ini, termasuk bagi atlet dari cabang olahraga raket lainnya.
Optimistis Sukses Digelar
Meski diakui masih ada tantangan, terutama dalam pengalaman menggelar event internasional, panitia optimistis ajang ini akan berjalan sukses berkat kolaborasi berbagai pihak.
Marrel pun mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan dan mendukung turnamen tersebut.
“Ini momentum bagi Jogja untuk menunjukkan diri sebagai tuan rumah event olahraga dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Dengan hadirnya FIP Bronze Jogja, DIY semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat perkembangan padel di Indonesia serta membuka peluang bagi atlet untuk menembus panggung internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.
Suyudi Ario Seto diusulkan menjadi calon Kapolri. Simak harta kekayaan, profil, pendidikan, dan perjalanan kariernya.