Tri Wahyuni Tampil 1 Oktober, Ini Jadwal Asian Games 2026
Tri Wahyuni tampil di Asian Games 2026 pada 1 Oktober. Simak jadwal kualifikasi senam ritmik dan peluangnya menuju final.
Timnas Jerman/Instagram: germanfootball_dfb
Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Jerman akan menghadapi Serbia pada matchday 3 UEFA Nations League A 2026-2027 dengan target meraih kemenangan pertama bersama Jürgen Klopp. Duel Grup A2 tersebut dijadwalkan berlangsung di Allianz Arena, Munich, Kamis (1/10/2026) waktu setempat atau Jumat (2/10/2026) pukul 01.45 WIB.
Pertandingan ini menarik karena Jerman dan Serbia sama-sama belum meraih kemenangan dalam dua laga awal. Bedanya, Jerman masih memiliki satu poin dari hasil imbang melawan Belanda, sedangkan Serbia belum mengoleksi poin setelah kalah dari Yunani dan Belanda.
Jerman membuka perjalanan di Nations League dengan hasil 1-1 melawan Belanda. Pada pertandingan berikutnya, Die Mannschaft justru takluk 0-1 dari Yunani. Dua hasil tersebut membuat Jerman berada di posisi ketiga Grup A2 dengan satu poin, sedangkan Serbia menempati posisi terbawah setelah menelan dua kekalahan.
Situasi tersebut membuat pertandingan di Allianz Arena menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi. Apalagi, pada matchday yang sama, Yunani dan Belanda juga bertemu sehingga persaingan Grup A2 memasuki fase penting.
Klopp belum memperoleh kemenangan dalam dua pertandingan pertamanya sebagai pelatih Jerman. Debutnya berakhir dengan skor 1-1 melawan Belanda setelah gol Felix Nmecha untuk Jerman dibalas Cody Gakpo pada masa tambahan waktu. Jerman kemudian kalah 0-1 dari Yunani pada pertandingan berikutnya.
Salah satu perhatian Klopp menjelang laga melawan Serbia adalah komposisi skuad. DFB sebelumnya membagi pemain ke dalam dua kelompok untuk rangkaian pertandingan Nations League. Sejumlah pemain yang masuk kelompok kedua kemudian bergabung untuk menghadapi Serbia, termasuk Tom Bischof.
Bischof sebelumnya memperkuat Timnas Jerman U-21 sebelum bergabung dengan tim senior. Ia termasuk pemain yang mendapat panggilan ke skuad senior untuk pertandingan melawan Serbia dan Yunani, bersama sejumlah pemain muda lainnya.
Dengan komposisi tersebut, pertandingan melawan Serbia juga menjadi kesempatan bagi Klopp untuk menguji pemain yang belum banyak tampil di level senior. DFB mencatat sebanyak 20 pemain bergabung untuk pertandingan melawan Serbia di Munich dan laga berikutnya menghadapi Yunani.
Jerman juga perlu memperbaiki catatan pertahanan. Kekalahan dari Yunani membuat mereka kembali gagal menjaga gawang tetap bersih. Sejumlah laporan menjelang pertandingan mencatat Jerman telah kebobolan dalam tujuh pertandingan beruntun, sehingga lini belakang menjadi salah satu area yang mendapat perhatian.
Serbia memiliki persoalan lebih berat dari sisi hasil. Tim asuhan Veljko Paunović kalah 1-2 dari Yunani pada laga pembuka dan kembali tumbang 1-2 ketika menghadapi Belanda. Hasil tersebut membuat Serbia berada di dasar Grup A2 tanpa poin.
Kekalahan dari Belanda sekaligus memperpanjang rangkaian hasil buruk Serbia. Menjelang pertandingan di Munich, mereka tercatat mengalami empat kekalahan berturut-turut. Statistik lain menunjukkan Serbia kebobolan gol pembuka dalam delapan dari 10 pertandingan terakhir.
Catatan tersebut menjadi perhatian karena Serbia harus menghadapi Jerman di kandangnya sendiri. Jika kembali tertinggal lebih dahulu, Serbia akan menghadapi tugas berat untuk mengejar hasil positif melawan tim yang juga sedang membutuhkan kemenangan.
Luka Jović menjadi salah satu pemain yang dapat menjadi perhatian di lini depan Serbia. Penyerang AEK Athens itu mencetak satu gol dalam dua pertandingan Nations League dan menjadi pencetak gol terbanyak Serbia di kompetisi tersebut sejauh ini.
Jović mencetak gol saat Serbia menghadapi Belanda pada 27 September. Ia masuk pada babak kedua dan mencetak gol yang menjadi satu-satunya gol Serbia dalam pertandingan tersebut sebelum akhirnya kalah 1-2.
Dari catatan dua pertandingan pertama, Jerman memiliki satu poin, sedangkan Serbia belum memperoleh angka. Jerman juga akan bermain di Allianz Arena sehingga memiliki dukungan kandang dalam pertandingan yang dapat memengaruhi persaingan papan bawah Grup A2.
Serbia tetap memiliki peluang untuk menyulitkan tuan rumah apabila mampu memperbaiki organisasi pertahanan dan menghindari kesalahan pada awal pertandingan. Namun, catatan kebobolan lebih dulu dalam delapan dari 10 laga terakhir menunjukkan bahwa Serbia memiliki pekerjaan rumah sejak menit awal.
Sementara itu, Klopp membutuhkan hasil positif untuk mengawali periode kepelatihannya bersama Jerman dengan kemenangan. Setelah dua laga pertama menghasilkan satu imbang dan satu kekalahan, pertandingan di Munich menjadi kesempatan berikutnya bagi Die Mannschaft untuk mengumpulkan tiga poin.
Dengan mempertimbangkan posisi di klasemen, keuntungan bermain di kandang, serta kebutuhan Jerman untuk mengejar poin, laga ini berpotensi berjalan dengan tekanan tinggi sejak awal. Jika mampu memaksimalkan peluang dan memperbaiki pertahanan, Jerman berpeluang mengamankan kemenangan atas Serbia.
Prediksi skor Jerman vs Serbia: Jerman 2-0 Serbia.
Pertandingan Jerman vs Serbia di Allianz Arena dijadwalkan berlangsung Kamis (1/10/2026) pukul 20.45 waktu setempat atau Jumat (2/10/2026) pukul 01.45 WIB. UEFA mencatat pertemuan tersebut sebagai laga matchday 3 Grup A2 UEFA Nations League 2026-2027.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tri Wahyuni tampil di Asian Games 2026 pada 1 Oktober. Simak jadwal kualifikasi senam ritmik dan peluangnya menuju final.
Gejala influenza A meliputi demam, batuk, lelah, nyeri tubuh hingga sakit tenggorokan. Kenali tanda bahaya dan kapan perlu ke dokter.
Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga penentu. Simak syarat Garuda lolos final dan proyeksi poin ranking FIFA jika menang.
Nurisa Dian Ashrifah meraih emas kelima Indonesia di Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Amparo 139-137.
America.gov jadi chatbot AI pemerintah AS untuk mencari informasi federal. Simak fitur, Gemini-Grok, rencana layanan dan privasinya.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.