Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Timnas U17 Indonesia vs Timnas U17 Malaysia/Instagram: Timnas Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA—Kekalahan dari Malaysia membuat langkah Timnas U17 Indonesia di Piala AFF U17 2026 tidak lagi mulus. Bermain di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis (16/4/2026) malam WIB, Garuda Muda takluk 0-1 dan kini berada dalam tekanan jelang laga terakhir fase grup.
Gol tunggal Muhammad Fareez Danial pada menit ke-33 menjadi pembeda, sekaligus memaksa Indonesia harus mengejar kemenangan pada pertandingan berikutnya demi menjaga asa ke semifinal.
Sejak awal laga, Indonesia sebenarnya tampil dominan. Serangan demi serangan dibangun melalui Ridho dan Keanu Senjaya yang beberapa kali menekan lini pertahanan Malaysia. Namun, efektivitas justru menjadi milik lawan.
Gol Malaysia berawal dari situasi bola mati. Tendangan sudut mengarah ke tiang jauh dan disambut tandukan keras Fareez Danial yang gagal diantisipasi kiper Noah Leo Duvert. Skor 0-1 langsung mengubah jalannya pertandingan.
Indonesia mencoba merespons sebelum turun minum. Sean Rahman Kastor sempat menembus kotak penalti, tetapi upayanya digagalkan bek lawan. Pandu Aryo Wicaksono juga mendapat peluang melalui tendangan bebas, namun bola masih melambung. Skor bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, tekanan Indonesia semakin intens. Penguasaan bola meningkat, tetapi rapatnya pertahanan Malaysia membuat peluang sulit dikonversi menjadi gol.
Malaysia justru beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat. Pada menit ke-72, tandukan Ahmad Muzakif nyaris memperlebar keunggulan, tetapi Noah kembali melakukan penyelamatan penting.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Indonesia gagal mencetak gol balasan. Kekalahan ini membuat posisi Garuda Muda tertahan di peringkat kedua Grup A dengan tiga poin dari dua laga.
Sementara itu, Vietnam memimpin klasemen dengan enam poin. Situasi ini membuat laga terakhir melawan Vietnam menjadi penentu hidup mati bagi Indonesia untuk melangkah ke semifinal.
Susunan pemain Indonesia: Noah Leo Duvert (kiper); Putu Ekayana, Made Arbi, Shoyyo Himawan Putranto; Dava Yunna Adi Putra, Fardan Farras, Keanu Sanjaya, Ridho, Peres Awkila Tjoe, Sean Rahman Kastor, Pandu Aryo Wicaksono. Pelatih: Kurniawan Dwi Yulianto.
Malaysia diperkuat Adam Nurfakrullah (kiper) di bawah arahan pelatih Muhammad Shukor Bin Adan.
Dengan situasi saat ini, kemenangan atas Vietnam menjadi satu-satunya jalan realistis bagi Garuda Muda untuk menjaga peluang lolos. Dukungan publik akan menjadi faktor penting dalam laga penentuan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.