Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Volpato (kanan) dan N'zola mencetak gol saat Sassuolo menang 2-1 atas Como 1907 dalam lanjutan pekan ke-33 Serie A di Mapei Stadium pada Jumat (17/4/2026). Sassuolocalcio.it
Harianjogja.com, JAKARTA — Sassuolo sukses mengamankan kemenangan penting saat menjamu Como 1907 dengan skor 2-1 dalam lanjutan giornata ke-33 Liga Italia musim 2025/2026 di Mapei Stadium, Sabtu dini hari WIB. Hasil ini menjadi dorongan signifikan bagi Sassuolo untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil penuh sepanjang pertandingan dan menjadi salah satu pilar penting di lini belakang tuan rumah. Penampilannya yang disiplin membantu Sassuolo meredam tekanan Como yang tampil dominan dalam penguasaan bola.
Sejak awal laga, Como mencoba mengendalikan permainan dengan distribusi bola yang rapi. Namun, Sassuolo justru mampu menunjukkan efektivitas tinggi, terutama dalam memanfaatkan skema serangan balik cepat.
Keunggulan Sassuolo dibuka menjelang akhir babak pertama melalui Cristian Volpato pada menit ke-42. Ia memaksimalkan serangan balik dengan tembakan lob yang gagal diantisipasi kiper Como, Jean Butez.
Tak butuh waktu lama, Sassuolo kembali menggandakan keunggulan. Dua menit berselang, giliran M'Bala Nzola yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan peluang dari situasi serangan cepat, mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Meski tertinggal dua gol, Como tidak menyerah. Tim tamu berhasil memperkecil jarak melalui gol sundulan Nico Paz menjelang turun minum, membuat skor menjadi 2-1 hingga akhir babak pertama.
Memasuki paruh kedua, Como terus menekan demi memburu gol penyama kedudukan. Beberapa peluang sempat tercipta, namun solidnya lini pertahanan Sassuolo membuat upaya tersebut gagal berbuah gol.
Peran Jay Idzes di lini belakang sangat menonjol dalam laga ini. Ia mencatatkan lima sapuan penting, dua blok krusial, serta memenangkan mayoritas duel perebutan bola. Kontribusinya menjadi kunci keberhasilan Sassuolo mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tambahan tiga poin ini mengangkat posisi Sassuolo ke peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 45 poin. Sementara itu, Como 1907 harus puas tertahan di posisi kelima dengan raihan 58 poin.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan efektivitas Sassuolo dalam memanfaatkan peluang, meskipun kalah dalam penguasaan bola. Di sisi lain, Como perlu meningkatkan ketajaman lini depan agar dominasi permainan bisa berbuah hasil maksimal di laga-laga berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Kemenhut mengembangkan kasus pembalakan liar di TN Berbak dan Sembilang setelah dua orang ditetapkan sebagai tersangka.
Lima kalurahan di Sleman memilih mekanisme voting untuk Pilur PAW. Sebanyak 15 calon mengikuti pemilihan di lima kalurahan.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Industri pelumas mengubah strategi menghadapi pertumbuhan EV dengan memperkuat pasar industri dan mengembangkan produk bernilai tambah.
Aliran PDAM di Padukuhan Padem, Panggang, Gunungkidul macet lebih dari lima tahun. Warga terpaksa membeli air saat musim kemarau.