Pieter Huistra Bicara Rivalitas PSS-PSIM: Sepak Bola Itu Indah
Pieter Huistra menanggapi komitmen suporter PSS-PSIM. Ia menyebut rivalitas wajar, tetapi dukungan kepada tim lebih penting.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman akan tampil agresif saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo, Senin (20/4/2026), dengan menurunkan trisula Riko Simanjuntak, Gustavo Tocantins, dan Terens Puhiri. Laga ini jadi ujian penting bagi Super Elja untuk memutus tren positif tim tamu yang belum kalah dalam enam pertandingan terakhir.
Di bawah mistar, posisi penjaga gawang PSS Sleman dipercayakan kepada Ega Rizky. Lini belakang diisi Fachruddin Aryanto, Lucao, Kevin Gomes, dan Saiful Djoge.
Di lini tengah PSS Sleman, Ansyari Lubis kembali mengandalkan Dominikus Dion, Figo Dennis, dan Frederic Injai. Trio ini hampir selalu dipasang untuk menjaga aliran bola PSS tetap hidup.
Sementara di depan, PSS Sleman kombinasi Riko, Terens, dan Tocantins dipilih sebagai tumpuan serangan. Tusukan dua winger cepat itu diharapkan membuka ruang dan menyuplai bola matang untuk Tocantins di kotak penalti.
Ansyari mengakui Persiku datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menambah kekuatan di putaran ketiga. Tim asal Kudus itu juga mencatat tiga kemenangan dan tiga hasil imbang dalam enam laga terakhir.
“Ya yang pasti di putaran ketiga ini mereka banyak menambah pemain dan mereka bisa jadi pembeda ya. Jadi, kami semua mewaspadai permainan dari Kudus karena mereka punya kolektivitas yang bagus,” ujar Ansyari pada Minggu (19/4/2026).
Ia menegaskan PSS Sleman harus bermain dengan intensitas lebih tinggi jika ingin mengamankan poin penuh di kandang. Menurut dia, tim yang paling siap dan paling konsisten akan keluar sebagai pemenang.
“Jadi, ketika mereka punya semangat yang tinggi, kita PSS Sleman harus lebih, Jadi, seluruh pemain kalau bisa bermain dengan intensitas yang tinggi itu bisa meredam permainan Kudus. Jadi, saya kira siapa yang menampilkan permainan terbaik dia akan memenangkan pertandingan,” tegasnya.
Susunan Pemain
PSS Sleman (4-3-3): Ega; Fachruddin, Lucao, Kevin, Saiful; Figo, Dion, Injai; Terens, Riko, Gustavo.
Pelatih: Ansyari Lubis.
Persiku (5-3-2): Riki; Jaimerson, Achmad, Dhanu, Bhima, Aldo; Basath, Ifan, Imam; Hugo, Caique.
Pelatih: Bambang Pujo Sumantri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra menanggapi komitmen suporter PSS-PSIM. Ia menyebut rivalitas wajar, tetapi dukungan kepada tim lebih penting.
Aviary dome Gunungkidul di Giritirto baru 17%. Proyek ditargetkan rampung Desember 2026 dan seluruh kawasan diproyeksikan selesai 2029.
BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi awan cumulonimbus.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.