Indonesia Borong 2 Emas di WCS Guiyang, Raharjati-Rajiah Juara
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri/ Instagram: Badminton.ina
Harianjogja.com, JOGJA—Drama tiga gim mewarnai perjuangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di semifinal China Open 2026. Ganda putra andalan Indonesia ini memastikan tiket ke partai puncak setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang, dengan skor 21-19, 14-21, 21-19. Kemenangan dramatis ini membawa Fajar/Fikri melaju ke final untuk kedua kalinya secara beruntun setelah pekan lalu menjuarai Japan Open 2026.
Pertarungan sengit terjadi sejak gim pertama. Fajar/Fikri langsung tampil agresif menekan Liang/Wang dan membuka keunggulan 3-2. Pasangan tuan rumah sempat berbalik memimpin 6-3, namun permainan net tipis Fikri dan servis brilian Fajar membuat pasangan Indonesia kembali unggul 8-7. Adu drive yang kerap dimenangi Fajar/Fikri membawa mereka memimpin 11-10 di interval gim pertama. Meskipun sempat tertinggal 12-15 akibat tekanan Liang/Wang, Fajar/Fikri menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa dengan bangkit mengejar hingga 14-15. Pukulan tipuan Fajar yang membuat Wang Chang mati langkah menjadi kunci mereka menjaga jarak poin. Ketegangan memuncak di poin 18-18, dan meskipun sorakan penonton mendukung tuan rumah, Fajar/Fikri berhasil menyalip dan menutup gim pertama dengan skor 21-19.
Gim kedua menjadi milik Liang/Wang. Mereka memperbaiki arah pukulan yang tadinya kerap keluar dan berbalik unggul 7-4. Kejelian membaca pergerakan lawan membuat mereka meraih poin beruntun 9-6 dan mengambil interval dengan kedudukan 11-8. Kesalahan bertubi-tubi yang dilakukan Fajar/Fikri membuat mereka tertinggal jauh 8-14. Meskipun sempat berusaha mengejar, Fajar/Fikri harus merelakan gim kedua dimenangi Liang/Wang dengan skor 21-14, memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game.
Memasuki gim penentuan, Fajar/Fikri mengambil keputusan untuk bermain lebih agresif. Hasilnya, mereka unggul cepat 4-1, dengan Liang/Wang yang terkejut dan banyak melakukan kesalahan. Keunggulan bertambah 7-3, dan Fajar/Fikri mengambil interval gim ketiga dengan kedudukan 11-7 berkat pukulan mengecon Liang/Wang. Dua service flick Fajar membuat pasangan tuan rumah mati langkah dan membawa Fajar/Fikri menjauh 14-8.
Namun, Liang/Wang belum menyerah. Mereka menipiskan skor 11-15 dan mendapat tambahan energi dari sorakan penonton hingga mendekat 14-15. Fajar/Fikri tertekan, bahkan Liang/Wang sukses menyamakan skor 15-15 setelah meraih enam poin beruntun. Fajar/Fikri menghentikan rentetan poin lawan membuat kedudukan imbang 16-16, namun situasi terjepit ketinggalan 17-18. Mental juara berbicara, dan Fajar/Fikri berhasil bangkit untuk memenangi pertandingan dengan skor 21-19. Kemenangan ini membawa Fajar/Fikri back to back final setelah pekan lalu menjuarai Japan Open 2026, sekaligus menjadi juara bertahan ganda putra China Open tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Kawasan industri Gunungkidul diperluas menjadi sekitar 1.500 hektare untuk menarik investasi dan perusahaan besar serta menyerap tenaga kerja.
Kontes nasional kambing Kaligesing di Kulon Progo diikuti 300 peserta. Ternak unggul disebut bernilai hingga ratusan juta rupiah.
Kecelakaan Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang akan diinvestigasi KNKT. Sebanyak 113 orang telah dievakuasi dan 130 masih dicari.
Jusuf Kalla mendorong kampus meningkatkan kualitas lulusan karena setiap tahun sekitar satu juta sarjana menghadapi lapangan kerja terbatas.
PSIM kalah 0-1 dari Persebaya. Van Gastel menjelaskan alasan baru melakukan empat pergantian pemain pada menit ke-85.