Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
PSIM Jogja vs Malut United/Instagram: PSIM Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—PSIM Jogja akhirnya mengakhiri tren negatif tanpa kemenangan yang membayangi selama delapan pertandingan di Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026) malam, Laskar Mataram sukses menundukkan Malut United dengan skor meyakinkan 2-0 melalui drama penalti dan gol penutup di masa injury time.
Kemenangan ini terasa penting bagi PSIM karena tidak hanya mengangkat posisi di klasemen, tetapi juga memulihkan kepercayaan diri tim setelah puasa kemenangan selama hampir dua bulan. Tambahan tiga poin membawa PSIM naik ke posisi ke-11 klasemen sementara dengan 42 poin, menyamai raihan Arema FC di atasnya.
Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal laga. Malut United justru tampil lebih agresif pada menit-menit pembuka. Peluang berbahaya pertama hadir saat laga baru berjalan dua menit ketika Yakob Sayuri lolos dari kawalan lini belakang PSIM. Namun, tendangannya masih membentur tiang gawang.
PSIM merespons tekanan tersebut lewat sejumlah serangan balik cepat. Pada menit keempat, Eze Vidal mencoba membahayakan gawang lawan melalui sepakan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melebar. Tuan rumah mulai lebih percaya diri memasuki pertengahan babak pertama dengan memanfaatkan kreativitas lini tengah.
Peluang emas kembali didapat PSIM pada menit ke-35. Tembakan Eze Vidal gagal diamankan sempurna oleh kiper Malut United, Angga Saputro. Bola liar sempat berada di depan gawang, tetapi Deri Corfe terlambat memanfaatkan kesempatan tersebut sehingga peluang emas terbuang percuma.
Petaka bagi Malut United datang menjelang turun minum. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau tayangan VAR dan memutuskan Wbeymar Angulo melakukan handball di area terlarang. Tidak hanya menghadiahkan penalti untuk PSIM, wasit juga langsung mengeluarkan kartu merah kepada Angulo.
Ze Valente yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-45+13. Gol tersebut menjadi gol ke-11 Ze Valente musim ini bersama PSIM sekaligus membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga jeda pertandingan.
Unggul jumlah pemain membuat PSIM lebih nyaman mengontrol permainan pada babak kedua. Namun, Malut United tetap memberikan tekanan meski bermain dengan 10 orang. Tim tamu bahkan beberapa kali mampu menciptakan ancaman melalui kecepatan Yakob Sayuri di sisi sayap.
Peluang terbaik Malut United hadir pada menit ke-83. Yakob Sayuri berhasil melewati sejumlah pemain bertahan PSIM dan masuk ke kotak penalti. Beruntung bagi tuan rumah, Yusaku Yamadera tampil disiplin dengan melakukan sapuan krusial yang menggagalkan peluang emas tersebut.
PSIM akhirnya memastikan kemenangan pada masa injury time babak kedua. Pemain pengganti Andi Irfan mencetak gol kedua setelah melewati kawalan Yance Sayuri sebelum melepaskan tendangan keras dari jarak dekat pada menit ke-90+6.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 untuk PSIM sekaligus mengakhiri penantian panjang suporter terhadap kemenangan tim kebanggaan mereka di kompetisi musim ini.
Di sisi lain, kekalahan membuat Malut United tetap tertahan di posisi keenam klasemen dengan raihan 52 poin. Tim tamu harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang finis di papan atas hingga akhir musim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.