Jonatan Christie Tumbang, Langkah di Malaysia Masters Terhenti

Jumali
Jumali Jum'at, 22 Mei 2026 13:27 WIB
Jonatan Christie Tumbang, Langkah di Malaysia Masters Terhenti

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengekspresikan kegembiraannya seusai menambah poin saat pertandingan melawan tunggal putra Taiwan Wang Tzu Wei pada semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (25/1/2025)./Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Langkah tunggal putra kebanggaan Indonesia, Jonatan Christie, dipastikan terhenti di babak perempatfinal turnamen Malaysia Masters 2026. Hasil ini menyusul kekalahan Jonatan dari wakil Tiongkok, Hu Zhean, dalam duel ketat tiga gim di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (22/5/2026) pagi WIB.

Jonatan sebenarnya mampu menunjukkan performa meyakinkan sejak awal pertandingan. Ia menguasai tempo permainan dengan serangan-serangan terukur yang sulit diantisipasi lawan, hingga berhasil mengunci gim pertama dengan keunggulan cukup jauh, yakni 21-14.

Namun, dinamika pertandingan berubah drastis pada gim kedua. Hu Zhean meningkatkan intensitas serangan dan mampu mematahkan ritme permainan Jonatan yang sempat goyah. Wakil Tiongkok tersebut tampil sangat agresif dan terus memimpin perolehan angka hingga menutup gim kedua dengan skor 21-13 untuk menyamakan kedudukan.

Memasuki gim penentuan, tensi di dalam lapangan semakin meningkat. Kedua pemain terlibat aksi saling kejar poin yang sengit sejak awal hingga pertengahan gim. Sayangnya, Hu Zhean tampil lebih stabil pada poin-poin krusial, yang akhirnya memupus harapan Jonatan dengan skor akhir 21-16.

Kekalahan ini menjadi akhir perjalanan Jonatan di turnamen level Super 500 ini. Meskipun sempat tampil impresif sejak babak awal, performa konsisten tersebut belum cukup untuk mengantarkannya menembus babak semifinal.

Hasil ini juga sekaligus menjadi pengingat akan ketatnya persaingan di sektor tunggal putra dunia saat ini. Para pemain dari Tiongkok, seperti Hu Zhean, memang dikenal memiliki gaya bermain yang sangat agresif serta disiplin tinggi dalam menjaga reli-reli panjang.

Meski langkahnya harus terhenti di perempatfinal, Jonatan tetap dipandang sebagai salah satu harapan besar bagi bulu tangkis Indonesia. Mental bertanding dan momentum positif yang ia miliki diharapkan dapat terus terjaga untuk menghadapi berbagai kompetisi internasional berikutnya. 

Indonesia kini tinggal mengandalkan Moh. Zaki Ubaidillah. Sosok yang akrab disapa Ubed ini bertarung kontra unggulan ketiga Prancis, Christo Popov. Ini adalah pertemuan pertama bagi keduanya.

Popov melenggang ke perempat final setelah menyingkirkan Anthony Sinisuka Ginting dengan skor 21-17, 21-14. Sementara, Ubed mendepak Jeon Hyeok Jin dari Korea Selatan 21-10, 16-21, 21-16.

Bermodalkan hasil tersebut, Ubed siap memberikan kesulitan bagi Popov. Dengan bentrok untuk pertama kalinya, pertemuan kedua tunggal putra ini berpotensi menghadirkan pertandingan sengit.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online