Spalletti Terancam Mundur Jika Juventus Gagal ke Liga Champions

Jumali
Jumali Jum'at, 22 Mei 2026 15:47 WIB
Spalletti Terancam Mundur Jika Juventus Gagal ke Liga Champions

Luciano Spaletti./Instagram

Harianjogja.com, JOGJA— Masa depan Luciano Spalletti bersama Juventus dikabarkan berada di ambang akhir. Pelatih berusia 67 tahun itu disebut siap mundur apabila gagal membawa Si Nyonya Tua mengamankan tiket UEFA Champions League musim depan.

Laporan media Italia La Stampa menyebut Spalletti tidak ingin melanjutkan proyek bersama Juventus jika target utama klub gagal tercapai. Situasi tersebut muncul hanya beberapa pekan setelah ia menandatangani kontrak hingga Juni 2028.

Tekanan terhadap Juventus meningkat setelah hasil buruk di pekan ke-37 Serie A. Juventus kalah 0-2 dari ACF Fiorentina dan membuat posisi mereka terlempar ke peringkat lima klasemen sementara.

Kini, Juventus wajib menang pada laga terakhir melawan Torino FC di Stadion Olimpico Grande Torino, Minggu (24/5/2026) pukul 23.00 WIB. Selain menang, mereka juga harus berharap rival seperti AC Milan atau AS Roma gagal meraih poin penuh.

Situasi semakin rumit karena muncul kabar ketegangan internal di jajaran manajemen klub. Spalletti disebut terlibat konflik dengan direktur klub, Damien Comolli, terkait kewenangan dalam menentukan strategi transfer dan pengelolaan tim.

Pemilik Juventus, John Elkann, bahkan dikabarkan akan menggelar pertemuan penting untuk meredam situasi yang memanas di internal klub.

Kondisi tersebut memicu spekulasi bahwa Spalletti lebih memilih mundur dibanding bertahan tanpa dukungan penuh dalam pengambilan keputusan teknis.

Eks presiden Juventus, Giovanni Cobolli Gigli, sebelumnya juga mengingatkan dampak besar jika Juventus gagal tampil di Liga Champions musim depan.

Menurut dia, kegagalan lolos ke kompetisi elite Eropa itu bisa memicu kerugian finansial besar hingga sekitar Rp1,2 triliun. Dampaknya tidak hanya memengaruhi kondisi keuangan klub, tetapi juga rencana transfer pemain dan stabilitas tim.

Di tengah ketidakpastian tersebut, sejumlah nama mulai dikaitkan sebagai calon pengganti Spalletti. Nama Antonio Conte menjadi kandidat paling kuat setelah dikabarkan akan meninggalkan SSC Napoli.

Selain Conte, nama Thiago Motta juga masuk dalam radar manajemen Juventus untuk musim depan.

Laga kontra Torino kini bukan hanya menentukan nasib Juventus menuju Liga Champions, tetapi juga masa depan Spalletti di Turin. Jika gagal, Juventus bukan hanya kehilangan tiket kompetisi Eropa, tetapi juga berpotensi memasuki periode krisis baru di ruang ganti maupun manajemen klub.

Seluruh perhatian publik sepak bola Italia pun kini tertuju pada 90 menit terakhir Serie A yang diprediksi berlangsung penuh tekanan dan drama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online