Sri Sultan Dorong Jamsostek Menjangkau Pedagang Kecil dan Pekerja Informal di DIY
Sri Sultan mendorong Jamsostek menjangkau pedagang kecil, UMKM, pekerja informal hingga pekerja harian di DIY.
Rafael Benitez. (ANTARA/REUTERS/ACTION IMAGES/Ed Sykes)
Harianjogja.com, JAKARTA— Pelatih kawakan asal Spanyol, Rafael Benitez, membuka peluang besar untuk melanjutkan kariernya di level internasional. Mantan juru taktik Liverpool dan Real Madrid tersebut secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk menangani Timnas Italia di tengah spekulasi yang berkembang.
Dalam pernyataannya kepada media, Benitez mengaku tidak menutup kemungkinan jika dipercaya memimpin Gli Azzurri. Bahkan, ia menyebut kesempatan melatih tim nasional sebagai tantangan menarik yang ingin dijajalnya di masa depan.
“Saya akan melakukannya dengan sangat senang hati,” ujar Benitez ketika menanggapi peluang melatih Italia.
Pelatih berpengalaman itu menilai, menangani tim nasional memiliki daya tarik tersendiri, terutama karena berkaitan dengan persiapan menghadapi turnamen besar seperti Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa. Menurutnya, atmosfer kompetisi internasional menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan level klub.
Benitez juga mengungkapkan bahwa dirinya saat ini tengah memperdalam kemampuan bahasa Italia. Hal tersebut dinilai sebagai sinyal keseriusannya jika peluang tersebut benar-benar datang.
“Saya sedang belajar bahasa Italia. Melatih tim nasional bisa menjadi pilihan nyata, apalagi dengan tantangan besar seperti Piala Dunia dan Euro,” lanjutnya.
Spekulasi mengenai posisi pelatih Timnas Italia memang terus menguat dalam beberapa waktu terakhir. Federasi sepak bola Italia disebut tengah mempertimbangkan sejumlah kandidat, dan nama Benitez masuk dalam radar berkat rekam jejaknya di sepak bola Eropa.
Pengalaman Benitez di Serie A menjadi nilai tambah tersendiri. Ia pernah menangani klub-klub besar seperti Inter Milan dan Napoli, sehingga dinilai memahami karakter dan kultur sepak bola Italia. Selain itu, rekam jejaknya di kompetisi elite Eropa membuatnya dianggap memiliki kapasitas untuk membawa tim nasional bersaing di level tertinggi.
Selama kariernya, Benitez dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan taktik yang kuat serta kemampuan membangun tim yang kompetitif. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa namanya terus diperhitungkan dalam bursa pelatih internasional.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari federasi sepak bola Italia terkait siapa yang akan mengisi kursi pelatih kepala. Namun, pernyataan terbuka dari Benitez dipastikan akan semakin memanaskan persaingan menuju posisi strategis tersebut.
Jika benar ditunjuk, Benitez berpeluang membawa pengalaman panjangnya untuk membangun kembali kejayaan Italia di pentas sepak bola dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan mendorong Jamsostek menjangkau pedagang kecil, UMKM, pekerja informal hingga pekerja harian di DIY.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.
Indonesia dan Singapura berencana membentuk satgas bersama untuk menindak korporasi yang diduga terlibat karhutla melalui pertukaran informasi dan bukti lintas
Ditjen Imigrasi mendeportasi warga Tiongkok berinisial SS yang masuk red notice Interpol dan DPO terkait dugaan pencucian uang di negara asalnya.
Kia Carens EV membuka pemesanan awal di Indonesia mulai 26 Oktober 2026. Simak empat varian, estimasi harga, dan fitur unggulannya.