PSSI Bidik Gelar Piala ASEAN 2026, Timnas Indonesia Digenjot di Bali

Newswire
Newswire Selasa, 02 Juni 2026 00:57 WIB
PSSI Bidik Gelar Piala ASEAN 2026, Timnas Indonesia Digenjot di Bali

Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan di Training Center Bali United. – Antara/Fikri Yusuf/foc.

Harianjogja.com, JAKARTA—PSSI memasang target tinggi untuk Timnas Indonesia pada ajang Piala ASEAN 2026. Melalui Badan Tim Nasional (BTN), federasi menegaskan skuad Garuda harus mampu meraih gelar juara dalam turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF tersebut.

Target tersebut disampaikan Ketua BTN PSSI, Sumardji, di sela-sela latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (1/6/2026). Menurutnya, pencapaian gelar juara menjadi misi penting setelah Indonesia belum pernah menjuarai turnamen Asia Tenggara tersebut meski enam kali mencapai posisi runner-up.

"Ingat ya, kembali bahwa target kita tidak main-main, kita kepengin target kita adalah meraih juara untuk AFF ini, senior. Kami merindukan itu," kata Sumardji.

Piala ASEAN 2026 merupakan edisi ke-16 turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara dan dijadwalkan bergulir mulai akhir Juli 2026. Indonesia kembali berupaya memecahkan penantian panjang untuk meraih trofi pertama di level senior.

Menurut Sumardji, target juara tidak hanya berkaitan dengan prestasi olahraga semata. Keberhasilan menjuarai Piala ASEAN 2026 juga diharapkan mampu mengembalikan antusiasme dan kepercayaan publik terhadap Timnas Indonesia setelah kegagalan melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026.

PSSI menilai keberhasilan di level Asia Tenggara dapat menjadi momentum untuk memperkuat kembali hubungan emosional antara tim nasional dan para pendukungnya.

"Maka kami ingin membuktikan bahwa memang anak-anak kita ini memang layak untuk bisa diapresiasi dan layak untuk bisa mendapatkan tempat kembali seperti dulu lagi. Punya fans yang betul mengelu-elukan, punya fans yang ketika pertandingan di GBK mereka datang, di luar juga disempatkan datang," ujarnya.

Untuk mewujudkan target juara Piala ASEAN 2026, pelatih timnas Indonesia, John Herdman telah menjalankan program persiapan bertahap. Pemusatan latihan tahap pertama berlangsung di Jakarta dan berakhir dua hari lalu.

Sebanyak 23 pemain mengikuti latihan tahap awal tersebut. Dari daftar pemain yang dipanggil, hanya Marselino Ferdinan yang berstatus pemain diaspora, sementara mayoritas lainnya merupakan pemain yang berkompetisi di BRI Super League.

Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, tim pelatih akan kembali mengumpulkan pemain pada pemusatan latihan tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung di Bali selama 20 hari mulai awal Juli 2026.

Program latihan di Bali akan menjadi fase akhir seleksi sebelum pelatih menentukan skuad terbaik yang dibawa ke Piala ASEAN 2026. Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani pertandingan perdana pada 27 Juli 2026 menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor.

Menurut Sumardji, jeda kompetisi domestik yang cukup panjang menjadi keuntungan tersendiri bagi tim pelatih untuk memaksimalkan persiapan pemain sebelum memasuki turnamen.

"Dengan jeda waktu kita, jeda waktu kita yang cukup panjang ini, karena kita kan liga, liga ini kan mulainya September. Sementara AFF ini kan mulainya kan boleh dibilang Juli sampai dengan Agustus. Nah, jeda waktu yang cukup panjang dan anak-anak tidak ada kegiatan inilah yang kita manfaatkan untuk betul-betul mempersiapkan ini dengan sebaik-baiknya," kata Sumardji.

PSSI berharap rangkaian pemusatan latihan tersebut mampu meningkatkan kesiapan fisik, taktik, dan mental pemain sehingga target juara Piala ASEAN 2026 dapat diwujudkan ketika Timnas Indonesia bersaing dengan negara-negara terbaik Asia Tenggara pada akhir Juli hingga Agustus mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online