8 Tahun Berlalu, Ddu-Du Ddu-Du Tembus 2,4 Miliar di YouTube!
BLACKPINK cetak sejarah! Video "Ddu-Du Ddu-Du" tembus 2,4 miliar view di YouTube, pertama dari grup K-Pop. Simak daftar video miliaran mereka.
Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—PBSI secara mengejutkan menarik dua pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dari Australia Open 2026 yang berlangsung di Sydney, Australia, pada 9–14 Juni mendatang.
Turnamen level Super 500 tersebut merupakan lanjutan rangkaian BWF World Tour 2026 setelah berakhirnya Indonesia Open 2026 di Jakarta.
Meski telah mengumumkan penarikan kedua pasangan melalui rilis resmi dan media sosial, PBSI belum mengungkap alasan di balik keputusan tersebut.
"Pernyataan resmi akan diumumkan dalam beberapa jam ke depan, menunggu ketibaan kepala pelatih Antonius Budi Ariantho di Sydney," tulis PBSI dalam keterangannya.
Keputusan itu menjadi sorotan karena Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin datang ke Australia Open dengan kondisi berbeda. Fajar/Fikri harus tersingkir pada babak pertama Indonesia Open 2026, sedangkan Raymond/Joaquin justru tampil impresif dengan menembus final dan finis sebagai runner-up.
Sepanjang musim 2026, kedua pasangan tersebut memang belum berhasil mempersembahkan gelar juara bagi Indonesia. Hingga pertengahan tahun, sektor ganda putra baru menyumbangkan dua gelar melalui Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di Thailand Open serta Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di Thailand Masters.
Belum adanya penjelasan resmi membuat berbagai spekulasi bermunculan, mulai dari faktor kebugaran, cedera, hingga strategi tim dalam mengatur jadwal pemain. Namun, hingga kini PBSI belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait alasan penarikan tersebut.
Dengan absennya Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin, Indonesia masih memiliki sejumlah wakil yang akan berlaga di Australia Open 2026, termasuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, serta beberapa pasangan dari sektor ganda putri dan ganda campuran.
Wakil Indonesia di Australia Open 2026
Tunggal Putra
Ganda Putra
Ganda Putri
Ganda Campuran
Publik bulu tangkis Indonesia kini menantikan penjelasan resmi dari jajaran pelatih terkait alasan penarikan dua pasangan tersebut, mengingat keduanya semula masuk daftar unggulan dan diproyeksikan menjadi andalan Merah Putih di Sydney.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BLACKPINK cetak sejarah! Video "Ddu-Du Ddu-Du" tembus 2,4 miliar view di YouTube, pertama dari grup K-Pop. Simak daftar video miliaran mereka.
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI