Final Piala AFF 2026 Menanti, Vietnam Samai Catatan Timnas Indonesia
Vietnam menyamai rekor Timnas Indonesia dengan enam kali lolos ke final Piala AFF setelah menyingkirkan Malaysia pada edisi 2026.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum / Instagram: Badminton.Ina
Harianjogja.com, JOGJA— Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia Badminton 2026 setelah pasangan Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto tidak dapat melanjutkan pertandingan akibat cedera.
Rachel/Febi memastikan tiket delapan besar setelah Fukushima/Matsumoto memutuskan mundur ketika pertandingan memasuki gim kedua dengan kedudukan 11-6 untuk pasangan Jepang.
Sebelumnya, Rachel/Febi tampil dominan pada gim pertama dan mengamankan kemenangan 21-9. Hasil tersebut membuat pasangan Indonesia hanya membutuhkan satu gim lagi untuk menjaga peluang melangkah ke babak berikutnya.
Rachel/Febi Langsung Tampil Menyerang
Rachel/Febi mengawali pertandingan dengan permainan agresif. Sempat terjadi kejar-kejaran angka, tetapi pasangan Indonesia kemudian mampu mengambil kendali dan unggul 6-3.
Permainan tenang menjadi salah satu kunci Rachel/Febi dalam menghadapi pola permainan Fukushima/Matsumoto. Lob dan permainan net yang diperagakan pasangan Jepang mampu diladeni dengan baik.
Memasuki interval gim pertama, Rachel/Febi masih berada di depan dengan skor 11-5.
Setelah jeda, pasangan Indonesia semakin nyaman mengendalikan jalannya pertandingan. Keunggulan mereka bahkan melebar hingga sembilan poin saat skor menunjukkan 18-9.
Tekanan Rachel/Febi terus berlanjut. Sebuah smes keras Rachel menghasilkan game point pada kedudukan 20-9.
Kesempatan pertama itu langsung dimanfaatkan Rachel/Febi. Mereka menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-9.
Fukushima/Matsumoto Bangkit di Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Fukushima/Matsumoto tampil lebih baik. Rachel/Febi sempat membuka keunggulan 2-0, tetapi pasangan Jepang segera membalikkan keadaan.
Fukushima/Matsumoto kemudian memimpin 6-3 dan mulai menemukan ritme permainan. Rachel/Febi berusaha mengejar, tetapi pasangan Jepang mampu mempertahankan keunggulannya.
Hingga interval, Fukushima/Matsumoto masih unggul 11-6.
Namun, pertandingan kemudian harus berakhir lebih cepat. Pasangan Jepang memutuskan mundur karena masalah cedera.
Keputusan tersebut otomatis membuat Rachel/Febi dinyatakan sebagai pemenang dan berhak melanjutkan perjuangan ke perempat final Kejuaraan Dunia Badminton 2026.
Langkah Rachel/Febi di Kejuaraan Dunia
Kelolosan ini menjadi lanjutan dari performa positif Rachel/Febi di New Delhi. Sehari sebelumnya, mereka menyingkirkan pasangan Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine atau Hira/Jani dengan kemenangan dua gim langsung 21-11, 21-10.
Rachel/Febi kini menjadi salah satu wakil Indonesia yang masih menjaga peluang meraih hasil terbaik di Kejuaraan Dunia 2026.
Menariknya, pertemuan dengan Fukushima/Matsumoto juga menjadi kesempatan bagi Rachel/Febi untuk menghadapi pasangan berpengalaman asal Jepang. Sebelumnya, kedua pasangan pernah bertemu di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026, ketika Rachel/Febi kalah 11-21, 15-21.
Kali ini, Rachel/Febi berhasil membalikkan situasi dan melangkah ke delapan besar setelah pertandingan terhenti karena cedera lawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vietnam menyamai rekor Timnas Indonesia dengan enam kali lolos ke final Piala AFF setelah menyingkirkan Malaysia pada edisi 2026.
Ana/Trias menyingkirkan Pearly/Thinaah 20-22, 21-18, 21-12 dan melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia Badminton 2026.
Progres Tol Jogja-Solo segmen Purwomartani-Maguwoharjo mencapai 47% dan ditargetkan rampung pada 2027 dengan konstruksi elevated.
Laptop bekas Rp1 jutaan masih bisa digunakan untuk kerja dan UMKM. Simak tiga pilihan serta tips mengecek kondisinya sebelum membeli.
Ariana Grande mendapat izin subpoena cepat untuk mengungkap peretas yang diduga mencuri dan membocorkan 45 lagu belum dirilis.
Max Verstappen memperpanjang kontrak Red Bull hingga 2030 dan mengakhiri spekulasi kepindahan ke Mercedes.