DPRD Kabupaten Magelang Setujui Raperda Perubahan APBD 2026
Rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum, agenda paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Magelang
Curacao vs Jerman/Instagram: Germanfootball_dfb
Harianjogja.com, JOGJA—Curacao akan mengukir sejarah baru ketika tampil untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia. Debut tersebut terjadi saat menghadapi Jerman pada laga Grup F Piala Dunia 2026 yang berlangsung di NRG Stadium, Houston, Senin (15/6/2026) dini hari WIB.
Perhatian tidak hanya tertuju pada status Curacao sebagai debutan. Pelatih mereka, Dick Advocaat, juga berpeluang mencatatkan rekor sebagai pelatih tertua yang memimpin tim dalam pertandingan Piala Dunia pada usia 78 tahun.
Bagi Curacao, tampil di putaran final Piala Dunia sudah menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Tim asal Karibia itu datang ke turnamen dengan status salah satu peserta dengan peringkat FIFA terendah.
Meski demikian, skuad Curacao bertekad menikmati momen bersejarah tersebut sekaligus berusaha memberikan perlawanan kepada lawan-lawan yang secara kualitas lebih unggul.
Undian menempatkan Curacao di Grup F bersama Jerman, Pantai Gading, dan Ekuador. Grup ini menjadi tantangan berat bagi tim debutan karena seluruh lawan memiliki pengalaman lebih banyak di level internasional.
Di kubu lawan, Jerman datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Julian Nagelsmann sedang berada dalam tren positif setelah mencatatkan sembilan kemenangan beruntun menjelang turnamen.
Der Panzer juga diperkuat sejumlah pemain yang menjadi andalan di kompetisi elite Eropa. Nama-nama seperti Jamal Musiala, Florian Wirtz, Kai Havertz, Leroy Sane, hingga Joshua Kimmich diprediksi menjadi tulang punggung permainan Jerman.
Secara kualitas individu maupun pengalaman bertanding, Jerman memang jauh lebih diunggulkan. Mayoritas pemain mereka tampil secara reguler di liga-liga top Eropa dan memiliki pengalaman bermain pada turnamen besar.
Sementara itu, Curacao diperkirakan akan mengandalkan organisasi pertahanan yang solid serta serangan balik cepat untuk meredam tekanan lawan. Strategi tersebut menjadi opsi realistis menghadapi dominasi permainan yang kemungkinan diperagakan Jerman sejak menit awal.
Berdasarkan kondisi kedua tim, Jerman diperkirakan tampil agresif demi mengamankan tiga poin pertama sekaligus membangun modal positif menuju fase gugur.
Prediksi Susunan Pemain
Jerman:
Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, Nathaniel Brown; Felix Nmecha, Aleksandar Pavlovic; Leroy Sane, Jamal Musiala, Florian Wirtz; Kai Havertz.
Curacao:
Eloy Room; Shurandy Sambo, Armando Obispo, Jurrien Gaari, Sherel Floranus; Livano Comenencia, Juninho Bacuna, Leandro Bacuna; Tahith Chong, Kenji Gorre, Jeremy Antonisse.
Head to Head
Jerman dan Curacao belum memiliki catatan pertemuan resmi yang tercatat secara luas dalam kompetisi internasional. Karena itu, laga Grup F Piala Dunia 2026 ini menjadi pertemuan perdana yang menarik untuk disaksikan.
Prediksi Skor
Melihat perbedaan kualitas skuad, pengalaman, dan kedalaman tim, Jerman lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan.
Prediksi: Jerman 4-0 Curacao.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum, agenda paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Magelang
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Barang berbahaya terbakar di NPCT1 Tanjung Priok. Api padam dalam 59 menit, tidak ada korban dan penyebab masih diinvestigasi.
Pembangunan TPR Tepus Gunungkidul mulai berjalan dengan kontrak Rp728,1 juta. Sementara TPR JJLS masih menggunakan bangunan lama.
Kortastipidkor Polri menggeledah kantor dan rujab Bupati Gowa terkait dugaan pemerasan, pungli, gratifikasi PBG 2025-2026 dan TPPU.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.